Speed Boat Tabrak Tiang Jembatan di Pedamaran, Satu Orang Masih Dalam Pencarian Intensif

Speed Boat Tabrak Tiang Jembatan di Pedamaran, Satu Orang Masih Dalam Pencarian Intensif

Spread the love
         
 
  
                 
   
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Sebuah speed boat membawa tiga orang penumpang menabrak tiang jembatan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran pada sekitar pukul 17.45 WIB Sabtu (21/3/2026).

Insiden tersebut menyebabkan dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya tetap dalam proses pencarian yang dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

Kejadian berawal dari speed boat yang berangkat dari Semuntul, Kabupaten Banyuasin dengan tujuan Sungai Kayuagung untuk mengikuti kegiatan cakat stempel.

Diduga karena kurangnya pemahaman pengemudi terhadap jalur pelayaran, kapal masuk alur Sungai Pedamaran yang bukan merupakan rute yang ditentukan.

Meskipun masyarakat di pinggiran sungai telah memberikan peringatan tentang kesalahan jalur, perjalanan tetap dilanjutkan hingga akhirnya terjadi benturan dengan tiang jembatan.

Penumpang yang selamat adalah A (23 tahun, warga Gandus Palembang) dan M (68 tahun, warga Semuntul Banyuasin). Pengemudi speed boat bernama I (30 tahun, warga Semuntul Banyuasin) hingga kini belum ditemukan.

Sesuai dengan protokol tanggap darurat, jajaran Polres Ogan Komering Ilir melalui personel Satuan Polisi Air (Sat Polair) dan Polsek setempat segera merespons laporan kejadian.

Tim gabungan bersama Basarnas Provinsi Sumatera Selatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ilir serta dukungan masyarakat langsung melakukan pendataan lokasi dan upaya pencarian korban yang hilang.

Tim gabungan Basarnas bersama petugas terkait melakukan operasi pencarian korban hilang akibat kecelakaan speed boat yang menabrak tiang jembatan di Sungai Pedamaran, Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Ogan Komering Ilir. Perairan yang deras menjadi tantangan tersendiri dalam upaya menemukan korban secepat mungkin.| HS, radarkeadilan.com

Sampai saat ini, personel Sat Polair Polres OKI terus melaksanakan operasi pencarian secara intensif bersama mitra kerja untuk mempercepat proses evakuasi.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto S.H., S.I.K., M.H menegaskan bahwa pihaknya memberikan prioritas penuh terhadap penanganan kejadian ini.

“Informasi kejadian langsung ditindaklanjuti dengan penggelaran personel bersama masyarakat serta koordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan pencarian menyeluruh. Kami tekankan kepada seluruh pengguna transportasi air agar meningkatkan kewaspadaan, memahami dengan jelas jalur pelayaran yang berlaku, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan,” jelas Kapolres.

Masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, mengikuti perkembangan operasi pencarian korban hilang akibat kecelakaan speed boat yang menabrak tiang jembatan sungai setempat. Para warga menunjukkan perhatian dan dukungan kepada tim gabungan Basarnas, Polres OKI, dan BPBD OKI yang tengah menangani insiden tersebut.| HS, radarkeadilan.com

Kapolres juga menyoroti peran penting masyarakat dalam pencegahan kecelakaan serupa.

“Kami sangat menghargai tindakan warga yang telah memberikan peringatan kepada pengemudi. Sinergi yang erat antara masyarakat dan aparatur keamanan menjadi fondasi utama untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama di seluruh jalur perairan wilayah Ogan Komering Ilir,” tambahnya.

Tim gabungan Basarnas, Polres Ogan Komering Ilir, dan BPBD OKI berfoto bersama setelah melaksanakan upaya pencarian korban hilang akibat kecelakaan speed boat di Sungai Pedamaran, Desa Sukaraja. Kolaborasi antara institusi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menangani kejadian darurat dan menjaga keselamatan masyarakat di jalur perairan.| HS, radarkeadilan.com

Peristiwa kecelakaan air ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak terkait penggunaan transportasi sungai.

Semoga korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan, dan upaya kolaboratif antara berbagai pihak serta kesadaran masyarakat dapat mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang. (*/HS)

BERITA TERKAIT