Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Semangat kebersamaan dan pembangunan kembali bergema di tanah air melalui pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Sehari setelah peresmian pembukaan, kegiatan ini secara resmi memasuki tahap eksekusi di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis (23/4).
Mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, melainkan sebuah gerakan menyeluruh yang memadukan pembangunan infrastruktur dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.
Pada hari pertama pelaksanaan, suasana hangat dan produktif terlihat jelas. Personel Satgas TMMD bahu-membahu melaksanakan kerja bakti bersama seluruh lapisan masyarakat setempat.
Fokus kegiatan pada tahap awal ini adalah pembersihan menyeluruh lingkungan desa, mulai dari perbaikan dan pembersihan saluran air, jalan utama, hingga area permukiman warga.
Langkah strategis ini diambil demi menciptakan lingkungan hunian yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Komandan Kodim 0402/OKI-OI selaku Dansatgas TMMD Ke-128 TA 2026, Gunawan Wibisono, S.H., menegaskan bahwa esensi TMMD jauh lebih dalam daripada sekadar pembangunan jalan atau gedung.
“TMMD ini bukan sekadar merehabilitasi atau membangun aset fisik semata, tetapi lebih kepada membangun kesadaran kolektif, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Melalui kegiatan pembersihan ini, kita ingin menanamkan nilai bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam adalah bagian integral dari proses pembangunan itu sendiri,” tegas Gunawan.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa partisipasi aktif dan antusiasme masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan program ini.
Sinergi yang terjalin erat antara TNI dan rakyat diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik dalam percepatan pembangunan desa maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Selain kegiatan non-fisik berupa pembersihan lingkungan, Satgas juga mulai mengerjakan pembukaan dan pengerasan jalan penghubung antar-desa.
Pembangunan aksesibilitas ini ditargetkan dapat memperlancar mobilitas warga serta menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Program strategis ini direncanakan berlangsung selama satu bulan ke depan dengan berbagai sasaran fisik dan non-fisik yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Dengan semangat persatuan yang kokoh, TNI dan rakyat terus bergerak seirama untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (*/Pendim 0402/OKI).












