
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendekatkan diri kepada masyarakat.
Acara menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan koordinasi lintas sektoral antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh agama.
Langkah preventif ini diarahkan untuk memastikan situasi ketertiban umum dan keamanan masyarakat (kamtibmas) tetap terkendali selama bulan suci, sekaligus memperkuat sinergi kemitraan yang berbasis kepercayaan.
“Safari Ramadhan ini adalah manifestasi kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memastikan Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang responsif terhadap kebutuhan warga,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

Ia menginstruksikan seluruh komponen kepolisian di wilayah Sumatera Selatan untuk mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan preventif dalam setiap langkah pengamanan serta pelayanan masyarakat.
Implementasi prinsip ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh berkah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai wujud kepedulian, jajaran Polda Sumsel menyerahkan bantuan sosial kepada penggali kubur, pemandi jenazah, serta anak-anak yang berada di panti asuhan.
Kegiatan yang dihadiri oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Kapolres Prabumulih, Dir Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, serta pejabat utama terkait memperlihatkan soliditas vertikal dan horizontal dalam mendukung pembangunan daerah.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menguatkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya preemtif institusi.
“Polda Sumsel terus menghadirkan rasa aman melalui pendekatan preventif dan kemitraan sosial. Kehadiran pimpinan di lapangan memperkuat kepercayaan publik dan memastikan stabilitas daerah tetap terjaga,” ujarnya.
Penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas elemen masyarakat ini diharapkan mampu memitigasi potensi gangguan kamtibmas sejak tahap awal serta mendukung terciptanya iklim pembangunan yang kondusif di Sumatera Selatan.

Hal ini selaras dengan tujuan awal kegiatan yang mengedepankan keamanan dan kesejahteraan sebagai fondasi kemajuan daerah dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah. (*/Andrian)












