Ogn Komering Ilir, Radar Keadilan – Sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Jumat, 24 April 2026.
Keberangkatan ini menjadi momen bersejarah sekaligus kebanggaan bagi daerah, setelah melalui serangkaian tahapan administrasi dan pembinaan yang matang demi memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah para tamu Allah.
Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, dalam arahannya menekankan bahwa keberangkatan ini merupakan anugerah dan panggilan suci dari Allah SWT yang patut disyukuri.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan emas ini tidak hanya didapatkan melalui usaha semata, melainkan juga merupakan ketetapan dan kehendak Tuhan yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
“Panggilan ini adalah panggilan dari Allah SWT. Banyak yang mampu secara finansial, tetapi belum mendapatkan kesempatan. Karena itu, selain ikhtiar, kita harus meyakini bahwa ini adalah kehendak-Nya,” ujar Muchendi.
Lebih lanjut, Muchendi menegaskan pentingnya meluruskan niat sejak awal agar seluruh rangkaian ibadah mendapatkan keberkahan dan diterima oleh-Nya.
Ia berharap para jemaah dapat memanfaatkan waktu di tanah haram dengan optimal untuk memperbanyak amal ibadah serta mampu menyelesaikan seluruh rukun haji dengan sempurna dan khusyuk.
Selain aspek spiritual, Bupati juga menyoroti pentingnya kekompakan dan solidaritas sebagai kunci utama menghadapi berbagai tantangan selama pelaksanaan ibadah.
Ia meminta seluruh jemaah untuk saling menjaga, memperhatikan kesehatan, serta mematuhi setiap arahan petugas demi keselamatan bersama, sekaligus menjaga nama baik daerah dan Pemerintah Kabupaten OKI.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten OKI, Drs. H. Mutawali, M.Pd, membenarkan bahwa total kuota jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini mencapai 217 orang.
Menurutnya, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan detail, mulai dari kelengkapan administrasi hingga pembinaan manasik yang intensif, guna memastikan jemaah siap secara fisik maupun mental.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan, baik administrasi maupun pembinaan manasik, agar jemaah siap secara fisik dan mental,” jelas Mutawali.
Ia juga mengimbau agar seluruh jemaah tetap disiplin mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Dengan menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kebersamaan, diharapkan seluruh prosesi ibadah haji dapat berjalan lancar, aman, dan tertib hingga para jemaah kembali ke tanah air dengan membawa haji yang mabrur. (*/Heri)









