Pelaksanaan kegiatan ini menargetkan 40 desa yang tersebar merata di tiga kecamatan, yakni Rambutan, Sembawa, dan Suak Tapeh.

Informasi tersebut disampaikan dalam audiensi resmi yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin.
āPengalaman Belajar Lapangan merupakan komponen krusial dalam kurikulum S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM Unsri,ā jelas Prof. Dr. Misnaniarti.

āKegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan nyata kepada mahasiswa untuk belajar serta menerapkan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Selain itu, PBL juga mengintegrasikan berbagai kompetensi dengan pendekatan multidisipliner yang menjadi ciri khas bidang kesehatan masyarakat.ā
Tujuan utama pelaksanaan PBL adalah menguatkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan di lapangan, menyelaraskan teori akademik dengan praktik nyata di masyarakat, serta mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah tujuan.
Dengan pelaksanaan PBL yang terencana dan terstruktur, FKM Unsri berkomitmen untuk mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Sumatera Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Sejalan dengan awal perencanaan yang telah disepakati, kegiatan ini siap menjadi tonggak penting dalam pembentukan generasi muda yang berdedikasi pada bidang kesehatan masyarakat.Ā (*/Sangkut)











