Bupati juga memberikan penghargaan kepada seluruh kepala sekolah dan pengelola Sekolah Lansia di 13 kecamatan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten OKU, Burhanuddin Lubis, ST, menjelaskan bahwa hingga saat ini jumlah peserta aktif Sekolah Lansia telah mencapai lebih dari 1.000 orang.
Pemerintah daerah menargetkan jumlah lembaga dan peserta akan terus bertambah setiap tahunnya.
“Dengan terwujudnya lansia yang sehat, aktif, dan mandiri, beban keluarga dapat berkurang, dan mereka pun dapat menjadi teladan bagi generasi muda,” tambahnya.
Acara wisuda turut dimeriahkan dengan penampilan kesenian tradisional dan tarian dari perwakilan lansia Desa Tanjung Kemala, yang menampilkan semangat dan kemampuan mereka di hadapan para undangan.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kabupaten OKU, Alva Elan, SST., MPSDA, perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan, para camat, kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten OKU menegaskan langkah nyata untuk terus memberdayakan warga lanjut usia, menjadikan masa tua sebagai fase kehidupan yang tetap bermakna, berkualitas, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah. (*/Untung)














