Rencana ini disampaikan sebagai bagian dari upaya mempromosikan Kabupaten Banyuasin dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerah.
Dengan jumlah 42 cabang olahraga yang ada, direncanakan setiap bulan akan ada 4 cabang yang menggelar kegiatan, sehingga Kabupaten Banyuasin akan terus menjadi tujuan kunjungan masyarakat baik dari dalam maupun luar daerah.
“Saya sebelumnya sudah sampaikan kepada Pengurus Olahraga agar mereka melaksanakan open turnamen dalam satu tahunnya, bayangkan di Kabupaten Banyuasin ini ada 42 Cabang olahraga yang tergabung di KONI Kabupaten Banyuasin, bila dalam satu bulan itu 4 Cabor yang menggelar, kami yakin Kabupaten Banyuasin ini akan terus dikunjungi oleh masyarakat, baik itu masyarakat Banyuasin maupun masyarakat luar Kabupaten,” ucap Sekda Erwin pada hari Selasa.
Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga tersebut akan memberikan dampak positif yang luas, antara lain mendorong pembinaan olahraga untuk menggeliat secara optimal, menjadikan remaja lebih produktif dengan menyalurkan bakat dan kemampuan sehingga terhindar dari perbuatan negatif, serta memberikan dorongan pertumbuhan bagi UMKM yang ada di Kabupaten Banyuasin melalui peningkatan jumlah pembeli yang berdatangan.
“Banyak dampak positif dari turnamen yang digelar, pertama Kabupaten Banyuasin bisa lebih dikenal oleh masyarakat, kedua remaja tidak banyak nongkrong percuma mereka bisa menyalurkan bakat dan kemampuan mereka, ketiga hidupnya perekonomian di Kabupaten Banyuasin karena pengunjung berbelanja pada UMKM kita, baik itu pedagang makanan maupun pedagang pakaian, dan penjual oleh-oleh seperti pempek undang, kelempang udang serta makanan khas lainnya,” jelasnya.
Selain kegiatan olahraga, pemerintah daerah juga akan menginstruksikan dinas terkait untuk melaksanakan kegiatan budaya dan pariwisata.
Dengan kondisi minim tempat wisata, kegiatan olahraga dan budaya diharapkan menjadi magnet utama untuk menarik kunjungan masyarakat, dengan kerja sama antara Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggelar berbagai lomba seperti pantun bersambut, tari, puisi, dan kegiatan lainnya yang bertujuan mempromosikan Kabupaten Banyuasin.
“Kita berkaca pada pemimpin-pemimpin sebelumnya, yaitu Sumsel menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional, Sea Games, Islamic Solidarity, serta event olahraga lainnya, maka dari itu kami ingin melaksanakan kegiatan serupa, sebab Kabupaten Banyuasin ini minim tempat wisata, maka dengan olahraga kita yakin masyarakat bisa datang ke Kabupaten kita ini, disamping itu kita akan instruksikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggelar kegiatan budaya seperti lomba pantun bersambut, lomba tari, lomba puisi dan lomba lainnya yang tujuannya untuk mempromosikan Kabupaten Banyuasin,” tukasnya.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banyuasin Periadi, SE. menyatakan kesiapan untuk melaksanakan turnamen sesuai instruksi pemerintah daerah, dengan tujuan menjaring atlit potensial yang dapat diandalkan untuk mengharumkan nama Kabupaten Banyuasin di berbagai event bergengsi.
“Kami siap melaksanakan turnamen Catur di berbagai kategori, mulai dari Pemula, Senior, hingga Veteran,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan penuh untuk mobilisasi kegiatan olahraga di Kabupaten Banyuasin, serta menegaskan komitmen pengurus untuk melaksanakan program dan mengharumkan nama daerah di berbagai ajang.
“Saya pribadi mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin terhadap olahraga di Kabupaten Banyuasin ini, kami sebagai pengurus siap melaksanakan dan siap mengharumkan nama Kabupaten Banyuasin di berbagai event,” tambahnya.
Dengan pelaksanaan serangkaian kegiatan olahraga, budaya, dan pariwisata ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmen untuk meningkatkan daya tarik daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memberikan wadah yang optimal bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi diri – sejalan dengan tujuan awal program yang mengedepankan promosi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*/Sangkut)












