Langkah ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola internal pemerintah daerah, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan aset dan pelayanan administrasi yang menjadi tulang punggung operasional pemerintahan.
Setelah menerima amanah pelantikan, Dr. Darmayanti menegaskan bahwa jabatan yang diembannya menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.
āProgram yang telah menunjukkan hasil positif akan kami lanjutkan secara konsisten. Namun, evaluasi berkala tetap kami lakukan untuk memastikan kinerja biro semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik,ā ujarnya.
Ia menekankan bahwa fokus kerja ke depan akan mengedepankan penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagai kunci utama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan bebas dari praktik tidak jelas.
āKami akan memastikan seluruh proses administrasi dan pengelolaan aset berjalan sesuai peraturan yang berlaku, terukur secara jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,ā tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, pejabat baru ini menyampaikan terkait kekosongan jabatan Kepala Bagian Kelengkapan di biro yang dipimpinnya. Kondisi ini perlu segera diatasi untuk menjaga koordinasi dan eksekusi program agar tidak terhambat.
āKami mengharapkan pimpinan daerah dapat segera mengisi posisi tersebut melalui mekanisme yang sesuai peraturan, sehingga kesinambungan kinerja dan pelayanan dapat terjaga dengan baik,ā jelasnya.
Sejalan dengan visi pembangunan Sumsel Maju Terus untuk Semua, Dr. Darmayanti menetapkan target peningkatan kualitas layanan internal pemerintah yang lebih responsif terhadap kebutuhan perangkat daerah dan masyarakat.
Pengamat kebijakan publik menilai bahwa keberadaan pejabat definitif di posisi strategis ini sangat penting untuk memastikan efektivitas belanja daerah, terutama pada sektor pemeliharaan aset dan dukungan operasional pemerintahan.
āTujuan akhirnya adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui pelayanan yang profesional, terstruktur, dan berorientasi pada kepentingan publik,ā pungkasnya. (Andrian)










