Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, M.Si menegaskan, proses hukum terhadap tujuh Awak Rantis Brimob yang terlibat insiden akan berjalan transparan sesuai SOP.
“Sidang etik akan segera digelar oleh Bidang Propam Polri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara.
“Namun, kebebasan itu harus dijalankan sesuai perundang-undangan, sehingga tidak menimbulkan kerugian atau korban. Demokrasi akan semakin kuat jika dijalankan dengan tertib dan bermartabat,” tegas Kapolri dalam live streaming bersama kontributor Mitra di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
“Jangan sampai tindakan yang tidak bertanggung jawab merugikan diri sendiri maupun orang banyak. Persatuan adalah kunci menjaga NKRI,” tegasnya.
Kedua jenderal sepakat bahwa unjuk rasa bukanlah ruang untuk menimbulkan keresahan, melainkan sarana edukasi berdemokrasi. Aspirasi masyarakat, mahasiswa, maupun buruh harus disampaikan dengan elegan, sedangkan pemerintah wajib mendengar dengan lapang dada.
Sejumlah elemen masyarakat Musi Banyuasin, termasuk Tim Media, mengingatkan bahwa aksi harus membawa solusi.
“Kalau hanya marah-marah tanpa arah, itu merugikan masyarakat. Lebih baik menjadikan aksi sebagai ruang gagasan, bukan sekadar letupan emosi belaka,” ujar salah satu perwakilan elemen masyarakat.
Momentum unjuk rasa yang sempat memanas ini diharapkan menjadi refleksi bersama, agar setiap perbedaan pendapat ke depan bisa menjadi energi positif untuk membangun bangsa, bukan melahirkan konflik.
Pesan Kapolri dan Panglima TNI mengingatkan bahwa persatuan jauh lebih penting daripada perpecahan. Demokrasi yang sehat hanya bisa tumbuh dalam suasana damai, tertib, dan berlandaskan hukum.
Bangsa ini akan maju jika seluruh elemen rakyat, pemerintah, dan aparat berjalan seiring menjaga keamanan, menghormati hukum, serta merawat demokrasi.
Dengan semangat kebersamaan, setiap peristiwa dapat menjadi guru, setiap pengalaman bisa jadi pembelajaran, dan setiap aksi dapat menjadi inspirasi bagi kemajuan bangsa. (Tim media Kantor Biro Musi Banyuasin)