Hari Desa Nasional 2026 OKI: Desa Ditingkatkan Jadi Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Bupati Muchendi Dorong Sinergi Program untuk Kuatkan Infrastruktur, Ekonomi, dan Ketahanan Masyarakat

Berita, INFRASTRUKTUR, OKI2923 Dilihat
Spread the love
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) Tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2026 berlangsung khidmat di Halaman Kantor Camat Kota Kayuagung, dengan dipimpin langsung Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki.

Acara yang dihadiri ribuan peserta ini menegaskan desa sebagai pijakan esensial pembangunan nasional, sekaligus menggerakkan seluruh komponen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Suasana khidmat Apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Halaman Kantor Camat Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Ribuan peserta dari perangkat desa, aparatur pemerintah, dan komponen terkait berkumpul untuk mengikuti arahan Bupati H. Muchendi Mahzareki, dengan tema ‘Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa untuk Pertumbuhan Inklusif’ yang tertera jelas pada spanduk utama gedung.|radarkeadilan.com

“Desa bukan hanya unit administratif dasar, melainkan motor penggerak yang menentukan kemajuan negara kita secara menyeluruh,” tegas Muchendi dalam pidatonya.

Pemerintah daerah mengajak seluruh perangkat desa untuk bersinergi dalam mengembangkan berbagai aspek pembangunan, mulai dari penyempurnaan infrastruktur dasar, penguatan ekosistem ekonomi lokal, hingga pemantapan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain menguatkan peran strategis desa, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah desa dengan program-program prioritas dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Selatan.

Beberapa poin krusial yang menjadi fokus utama dilaksanakan meliputi:

Menanggapi kondisi cuaca yang tidak menentu di awal tahun 2026, Bupati memberikan arahan khusus terkait keselamatan dan keamanan warga, terutama bagi desa-desa yang terletak di sepanjang bantaran sungai di wilayah Kecamatan Kayuagung.

Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi masih berpotensi menyebabkan risiko banjir dan longsor.

“Kondisi cuaca saat ini belum dapat dipastikan membaik dalam waktu dekat. Saya menginstruksikan seluruh perangkat desa untuk aktif melakukan sosialisasi kepada warga, mengawasi keamanan anak-anak dan keluarga, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana,” jelas Muchendi dengan tegas.

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Penyiaran, berita ini disusun dengan prinsip objektivitas, akurasi, transparansi, dan tidak mengandung unsur yang merugikan pihak manapun.

Bagikan