Spread the love
Post Views: 2,531
Di tengah tantangan fiskal yang semakin berat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI menegaskan fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
Dalam sambutannya, Farid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan perjalanan panjang kabupaten ini dan terus bersinergi dalam pembangunan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelayanan dasar kepada masyarakat tidak boleh terganggu.
Pembangunan Infrastruktur Terpanjang dalam Lima Tahun
Pembangunan ini merupakan yang terpanjang dalam lima tahun terakhir dan dilakukan melalui tiga skema pembiayaan:
- Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (Bangub) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan: 74 ruas jalan sepanjang 163 kilometer dan 3 jembatan sepanjang 182 meter.
- APBD OKI: 17 ruas jalan sepanjang 25,8 kilometer dan 5 jembatan sepanjang 29 meter.
- Instruksi Presiden Jalan Daerah: 1 ruas jalan sepanjang 10 kilometer.
“Percepatan kami lakukan di bidang jalan dan jembatan,” kata Muchendi.
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, mengakui bahwa OKI memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur karena wilayahnya yang luas.
Ia menegaskan komitmen Pemprov Sumsel untuk terus mendukung pembangunan di OKI.
Selain infrastruktur, Pemkab OKI juga terus menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti:
- Universal Health Coverage (UHC) Prioritas: Memastikan 100,71 persen warga OKI terdaftar dalam program jaminan kesehatan semesta.
- Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal: Memberikan perlindungan kepada 44.059 pekerja sektor informal melalui program JKN Ketenagakerjaan.
- Seragam Sekolah Gratis: Menyalurkan seragam sekolah gratis kepada 12.500 siswa SD dan 4.500 siswa SMP.
- Lentera Desa: Mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui layanan terpadu di desa.
- Lapor Bupati: Membuka kanal pengaduan publik untuk menerima keluhan dan saran dari masyarakat.
- Cek Kesehatan Gratis (CKG): Menjangkau 17.119 orang dewasa dan 47.080 anak usia sekolah.
- Makan Bergizi Gratis (MBG): Memberikan asupan bergizi kepada 111.329 pelajar.
Pemkab OKI juga memberikan perhatian besar pada sektor pertanian dan perkebunan, antara lain dengan:
- Membuka lahan sawah baru seluas 11.672 hektare dan mengoptimalkan 9.221 hektare lahan pertanian yang telah ada.
- Menyalurkan 20.177 ton pupuk serta menyerahkan 1.396 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani.
- Meremajakan 36.674 hektare sawit rakyat.
- Memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada 2.697 pekebun.
- Memberikan beasiswa kepada 72 pelajar dari keluarga pekebun kelapa sawit.


















