Palembang, Radar Keadilan – Sebanyak 600 peserta menghadiri Andalas Forum VI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sumatera Selatan di Hotel Aryaduta, Kamis (16/04/2026).
Acara ini menjadi wadah strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola industri sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Ketua GAPKI Sumsel Alex Sugiarto, serta diikuti oleh pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pihak terkait.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan hingga kuliner.
Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya peran Sumsel dalam peta industri sawit nasional, di mana sekitar 9 hingga 10 persen wilayahnya merupakan area perkebunan.
Salah satu fokus utama diskusi adalah upaya percepatan program peremajaan sawit rakyat atau replanting.
“Selama ini petani harus menunggu hingga empat tahun untuk kembali berproduksi. Namun kini ada temuan baru, sekitar 24 bulan tanaman sudah bisa berbuah. Ini perlu didiskusikan lebih dalam untuk mempercepat proses replanting,” ujar Herman Deru.












