“Peningkatan jumlah kunjungan memberikan dampak yang sangat menguntungkan bagi Pendapatan Asli Daerah. Keberhasilan ini menjadi pendorong semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, merawat dan melengkapi koleksi benda bersejarah, serta memperluas jangkauan promosi guna memperkenalkan kekayaan budaya Palembang ke khalayak yang lebih luas,” tambahnya.
Selain berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan penelitian sejarah, museum ini terus berupaya melengkapi koleksinya dengan benda-benda bernilai tinggi.
Salah satu tambahan koleksi yang paling menarik perhatian belakangan ini adalah sehelai kain songket antik yang diperkirakan berusia sekitar 100 tahun, yang disumbangkan secara sukarela oleh seorang wisatawan asal Australia.
Kain songket tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena menampilkan keaslian corak, kehalusan tenunan, serta teknik pembuatan khas Palembang yang telah jarang ditemukan pada masa kini.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sumbangan berharga berupa kain songket berusia sekitar satu abad tersebut. Ini menjadi bukti yang sangat membanggakan bahwa kekayaan budaya Palembang tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari masyarakat internasional,” jelasnya lebih lanjut.
Bertekad untuk terus meningkatkan daya tarik dan kualitas layanan, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kebudayaan secara berkelanjutan melaksanakan berbagai pembenahan, mulai dari perbaikan sarana dan prasarana, penataan ruang pameran agar lebih nyaman dan informatif, hingga menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya yang bermanfaat.
Langkah-langkah ini diambil dengan satu tujuan utama, yaitu menjadikan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II semakin hidup, menarik, dan tetap relevan sebagai pusat pelestarian sejarah sekaligus tujuan wisata unggulan yang mampu terus memikat hati para pengunjung dari berbagai penjuru, sekaligus menjadi pendorong utama kemajuan pariwisata dan perekonomian daerah di masa mendatang. (*/Andrian)














