OKI Pacu Produksi Padi: IP 300 Bidik Swasembada Pangan Nasional

OKI Pacu Produksi Padi: IP 300 Bidik Swasembada Pangan Nasional

EKONOMI, OKI, PERTANIAN2262 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Pemanfaatan mesin panen modern untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian padi di Kabupaten Ogan Komering Ilir./radarkeadilan.com

“Potensi ini sangat besar. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh para petani,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kerja keras daerah untuk mendukung target swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Kades Pulau Gemantung Darat Serahkan Senpira ke Polsek Tanjung Lubuk

“OKI siap menjadi salah satu tulang punggung produksi beras nasional,” tambahnya optimis.

Program IP 300, yang menargetkan tiga kali panen dalam setahun, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani secara signifikan.

“Mekanisasi pertanian mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi,” jelas Bupati Muchendi.

“Petani dapat memanen tiga kali setahun, berdampak positif pada perekonomian masyarakat.”

Produksi Padi Meningkat, Bantuan Alsintan Mengalir

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) OKI, Ir. Irawan, melaporkan peningkatan produksi padi pada tahun 2024 mencapai 578.805 ton.

Penyerahan penghargaan/simbolis dalam acara panen raya padi./radarkeadilan.com

“Ini hasil kerja keras petani, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Tahun 2025, OKI menerima bantuan alsintan dari APBN (Kementerian Pertanian), APBD Provinsi Sumsel, dan APBD Kabupaten OKI.

“Total bantuan meliputi 160 unit rotavator dan 31 unit rice transplanter,” ungkap Irawan.

Kecamatan Lempuing Jaya menerima 33 unit rotavator, 12 unit transplanter, dan 11 unit combine harvester besar. Bantuan ini disalurkan kepada Brigade Pangan yang telah terverifikasi.

“Ini kunci keberhasilan program IP 300 dan swasembada pangan nasional,” tutup Irawan.(*/Red)