
Tim gabungan dari Satuan Lalu Lintas dan Satuan Sabhara Polres OKI bekerja sama dengan instansi terkait segera melakukan penutupan selektif di beberapa titik strategis, bertujuan antisipasi kepadatan serta menegakkan aturan dengan penuh ketelitian.
Kegiatan penyekatan berjalan dengan tatap muka humanis; setiap kendaraan sumbu tiga yang teridentifikasi langsung diarahkan keluar jalur utama tol.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen konstan dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat.
“Kami tekankan kepada seluruh pengemudi kendaraan sumbu tiga untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Mohon manfaatkan rest area yang disediakan hingga waktu operasional kembali dibuka, karena semua langkah ini dirancang demi keselamatan bersama dan kelancaran aliran lalu lintas,” tegasnya dalam pernyataan resmi.

Selain penyeberangan terarah, petugas juga menjalankan program edukasi berkelanjutan kepada para sopir, menjelaskan pentingnya disiplin berkendara serta dampak potensial yang muncul akibat pelanggaran pembatasan, terutama pada periode arus balik yang cenderung memiliki volume kendaraan tinggi.

Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, namun juga meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjalankan aturan lalu lintas dengan penuh tanggung jawab – sebuah fondasi penting untuk menjaga kelancaran perjalanan di setiap periode puncak, sesuai dengan harapan bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara. (*/HS)










