Momentum bersejarah turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW kembali digencarkan sebagai pengingat akan peran kitab suci tersebut sebagai panduan universal bagi seluruh umat manusia.
Pesan utama disampaikan bahwa Al-Quran tidak hanya menjadi bacaan ritual, melainkan harus dijadikan sumber pemahaman dan pedoman dalam berinteraksi bermasyarakat.
Suasana religius semakin menguat dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang menggema di seluruh ruangan, menciptakan kedalaman kekhusyukan bagi setiap hadirin.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah, sekaligus memperkuat fondasi keimanan serta ketakwaan di tengah masyarakat.
Wakil Bupati H. Ardani SH., MH menyampaikan harapan agar peringatan ini dapat membangkitkan semangat religius yang lebih besar di kalangan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama membangun Kabupaten Ogan Ilir yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
“Kita harus menjadikan nilai-nilai Al-Quran sebagai pondasi dalam setiap langkah pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama terkait, diikuti dengan kegiatan berbuka puasa dan pelaksanaan sholat Maghrib secara berjamaah, mempertegas makna kebersamaan dan keharmonisan dalam rangka mengamalkan ajaran agama. (*/Rudi)










