Polda Sumsel Pantau Lebih Dari 80 Destinasi Wisata Lebaran, Antisipasi Beragam Potensi Kerawanan

Polda Sumsel Pantau Lebih Dari 80 Destinasi Wisata Lebaran, Antisipasi Beragam Potensi Kerawanan

Spread the love
         
 
  
                 
   
Palembang, Radar Keadilan Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan deteksi dan pemantauan komprehensif terhadap lebih dari 80 objek wisata serta pusat keramaian, yang tersebar merata di 17 kabupaten dan kota se-Provinsi Sumatera Selatan, pada hari Senin (23/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memetakan seluruh potensi kerawanan serta memastikan aktivitas masyarakat selama periode libur Lebaran berlangsung dengan aman, teratur, dan terkendali secara optimal.

Petugas kepolisian berada di pos layanan bertuliskan “POLRI UNTUK MASYARAKAT” guna mengatur lalu lintas dan memastikan kelancaran pergerakan kendaraan di jalan yang cukup padat.| Andrian, radarkeadilan.com

Hasil pemantauan yang dilakukan menunjukkan tingkat kunjungan masyarakat ke berbagai destinasi wisata masih berada pada level tinggi, dengan Kota Palembang dan Kabupaten Lahat menjadi wilayah dengan jumlah pengunjung terbanyak.

Pusat perbelanjaan PTC Mall Palembang mencatat angka tertinggi dengan estimasi mencapai 4.000 orang per hari, diikuti Palembang Square Mall dengan sekitar 3.000 pengunjung dan Citimall Lahat dengan jumlah sekitar 2.500 pengunjung.

Selain kawasan pusat perbelanjaan, sejumlah destinasi wisata alam dan wahana air juga menjadi pilihan utama masyarakat, antara lain Danau Ranau di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Danau Aur di Kabupaten Musi Rawas, serta berbagai objek wisata yang terletak di Kota Pagar Alam.

Berdasarkan analisis intelijen yang mendalam, beberapa potensi kerawanan perlu mendapatkan perhatian serius dan antisipasi dini.

Potensi tersebut mencakup kemacetan lalu lintas di ruas jalan menuju lokasi wisata, tindak pidana pencurian di area parkir, serta risiko kecelakaan di destinasi wisata air dan lokasi dengan medan ekstrem.

Khusus untuk wisata air, risiko tenggelam menjadi prioritas utama yang perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak yang tidak berada dalam pengawasan penuh dari orang dewasa.

Sementara itu, di kawasan wisata alam seperti air terjun, kondisi jalur yang licin dan curam berpotensi menyebabkan pengunjung terpeleset atau terjatuh.

Menindaklanjuti hasil analisis tersebut, Polda Sumatera Selatan segera memperkuat upaya patroli dan pengamanan di seluruh objek wisata yang menjadi sasaran.

Petugas dan masyarakat memberikan bantuan kepada pengendara sepeda motor yang mengalami kendala di jalan, sementara ambulans berada di lokasi untuk siap siaga memberikan pertolongan jika diperlukan.| Andrian, radarkeadilan.com
Langkah yang dilakukan meliputi peningkatan intensitas pengawasan di titik-titik rawan serta koordinasi yang erat dengan pengelola masing-masing destinasi wisata.

Personel yang ditempatkan juga memberikan imbauan langsung kepada setiap pengunjung terkait aspek keselamatan, ketertiban umum, serta kewaspadaan terhadap barang bawaan yang dibawa.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh upaya pengamanan terhadap objek wisata dilakukan secara terukur dan terarah, berdasarkan data serta hasil deteksi intelijen yang diperoleh langsung dari lapangan.

“Kami memastikan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi dengan lebih awal. Pengamanan dilakukan berbasis data agar tepat sasaran dan memberikan hasil yang efektif,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa seluruh destinasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi telah dipetakan secara rinci dan diawasi secara aktif oleh personel yang telah ditempatkan.

“Kami telah melakukan pemantauan terhadap lebih dari 80 objek wisata di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Personel kami siap siaga di setiap titik rawan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas berwisata dengan suasana aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan selama berada di lokasi wisata.

“Awasi setiap aktivitas anak-anak, jaga dengan cermat barang berharga yang dibawa, serta patuhi seluruh arahan yang diberikan oleh petugas di lokasi. Apabila membutuhkan bantuan apapun, segera hubungi Call Center Polri melalui nomor 110,” tegasnya.

Saat ini, situasi di seluruh objek wisata yang berada di wilayah Sumatera Selatan telah terpantau dalam kondisi aman dan kondusif.

Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan pengamanan secara intensif, hingga seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran serta periode arus balik selesai berlangsung.

Petugas kepolisian melakukan kunjungan dan koordinasi dengan pengelola kawasan wisata air Amanzi Amazing Water Adventure, guna memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas di lokasi.| Andrian, radarkeadilan.com

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk melindungi keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan tradisi serta aktivitas liburan tahunan. (*/Andrian)