Konsep kepemimpinan berlandaskan nilai spiritual diharapkan menghasilkan personel yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga menjunjung tinggi akhlak mulia sebagai dasar pelayanan publik.
“Khataman Al-Qur’an ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana esensial untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Semoga nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat kita terapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga kita mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” tegas AKBP Eko Rubiyanto dalam amanatnya.

Selain penguatan dimensi spiritual, kegiatan khataman ini juga mempererat tali persaudaraan antar anggota.
Dalam suasana kebersamaan yang penuh makna, tumbuh rasa saling menghargai dan solidaritas yang kuat, yang secara langsung berdampak positif terhadap sinergitas kerja dan kinerja di lapangan.
Polres Ogan Komering Ilir menegaskan bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kapasitas teknis dan operasional, tetapi juga oleh kekuatan iman dan keteguhan moral yang menjadi landasan setiap tindakan.
Dengan demikian, momentum Ramadhan menjadi tonggak penting dalam membangun institusi kepolisian yang profesional, berakhlak, dan benar-benar menjadi mitra terpercaya masyarakat – sesuai semangat awal yang menghadirkan kegiatan ini sebagai investasi kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik. (*/HS)










