Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Pembangunan infrastruktur jalan raya di Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memberikan dampak nyata bagi mobilitas masyarakat.
Tahun pertama kepemimpinan Bupati OKI H. Muchendi dan Wakil Bupati Supriyanto merealisasikan perbaikan sebanyak 11 ruas jalan melalui tiga jenis pekerjaan: pengecoran beton, pengerasan agregat, dan peningkatan kualitas jalan yang ada.
Pekerjaan pengecoran beton fokus pada ruas jalan Desa Kampung Baru (Dusun 7 hingga Dusun 1) serta jalan penghubung Desa Mesuji Jaya menuju Kecamatan Mesuji Makmur.
Pengerasan jalan dilaksanakan pada ruas Beringin Jaya–Mesuji Jaya dan Suryakarta–Kalideras.
Sementara itu, peningkatan kualitas jalan dilakukan di sejumlah titik strategis seperti Catur Tunggal–Cahaya Bumi, Tegal Sari–Suryakarta, dan Cahaya Mas–Kampung Baru.
Kepala Desa Catur Tunggal Inti Nurmiadi menyampaikan bahwa perbaikan jalan, terutama ruas cor beton Dabuk Rejo–Tegal Sari, menghapus kendala akses yang selama ini dialami masyarakat.
“Dengan adanya pembangunan jalan, masyarakat kami tidak lagi kesulitan ketika ingin menuju jalan lintas,” ungkap Nurmiadi pada acara safari Ramadan Bupati OKI, Selasa (10/3).
Menurutnya, perbaikan infrastruktur memperlancar seluruh aktivitas masyarakat – mulai dari perjalanan kerja, pengangkutan hasil perkebunan, hingga pemenuhan keperluan sehari-hari – sekaligus meningkatkan keamanan perjalanan.
Meskipun belum seluruh ruas jalan mendapatkan perbaikan menyeluruh, inisiatif gotong royong yang digagas pemerintah daerah menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Artinya, setiap ada kerusakan jalan selalu ada upaya perbaikan, bukan pembiaran,” tegasnya.
Bupati OKI H. Muchendi menyampaikan permintaan maaf karena keterbatasan anggaran tidak memungkinkan penyelesaian perbaikan infrastruktur di seluruh wilayah secara bersamaan.
Namun ia menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas jalan, khususnya pada ruas poros yang menjadi prioritas utama.
“Kami mohon maaf karena tidak bisa menyelesaikan semuanya dalam waktu bersamaan, mengingat keterbatasan anggaran. Namun kami berkomitmen terus melakukan perbaikan, terutama pada jalan poros yang menjadi prioritas,” jelas Muchendi.
Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Mesuji Makmur mendapatkan porsi pembangunan yang cukup besar pada tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Supriyanto.
Beberapa ruas jalan mendapatkan pengecoran beton, sementara yang lain melalui proses pengerasan sebagai solusi efisien mengingat kebutuhan infrastruktur di wilayah lain juga harus diperhatikan.
“Idealnya memang cor beton, tetapi biaya konstruksinya cukup tinggi, sementara wilayah lain juga membutuhkan,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga budaya gotong royong dengan merawat infrastruktur yang telah dibangun.
Ia menyarankan agar kerusakan kecil seperti lubang segera ditambal untuk mencegah kerusakan yang lebih luas dan memakan biaya lebih besar.
“Jaga kebersihan lingkungan dan rawat jalan yang sudah dibangun. Jika ada lubang kecil, sebaiknya segera ditambal agar tidak semakin besar dan menyebabkan jalan rusak,” pungkasnya.
Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh warga OKI melalui akses BPJS Kesehatan yang terjamin penuh.
Setiap warga dapat memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit rujukan hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dan perlindungan sosial berjalan seiring sebagai wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKI. (*/HS)









