Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Pemdes Awal Terusan OKI Gelar Pelatihan Electronic Human Development Worker 2.0

Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Pemdes Awal Terusan OKI Gelar Pelatihan Electronic Human Development Worker 2.0

Rano menambahkan, data yang tersaji dari aplikasi e-HDW dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan sebagai bahan dalam menyusun rencana kegiatan yang lebih tepat sasaran.

“Aplikasi ini juga berfungsi sebagai sumber informasi dalam pelaksanaan konvergensi stunting di desa,” tambahnya.

Penyuluh KB Dedi Saputra, yang mewakili Korlap KB, menjelaskan bahwa ada lima kelompok sasaran utama dalam upaya percepatan penurunan stunting, yaitu :

Keluarga berisiko stunting, yang umumnya memiliki faktor risiko seperti kemiskinan, pendidikan rendah, sanitasi buruk, dan akses air bersih yang tidak layak.

Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Sirah Pulau Padang, Ali Antoni, menyampaikan pentingnya dasar hukum yang kuat dan pelaporan yang akurat dalam penanganan stunting.

“Dengan adanya Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024 tentang Fokus Dukungan Pencegahan dan Penurunan Stunting, diharapkan angka stunting di desa dapat ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, yakni Dinas PMD yang diwakili oleh Teti Sumantri, S.Ip, Korlap KB oleh Dedi Saputra, serta Tenaga Ahli P3MD Kabupaten OKI, Nursiah, S.E. (Red)

Baca Juga :  Sumpah Pemuda ke-95, Dispora OKI Apresiasi Pemuda-Pemudi Berprestasi Ditingkat Nasional Hingga Internasional