Ia juga mengingatkan para orang tua untuk menjadi teladan digital bagi anak-anak mereka.
“Jangan sampai anak diminta mengurangi bermain gawai, sementara kita sendiri tak lepas dari ponsel,” tambahnya.
Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki, memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif PKK ini. Ia menilai bahwa keluarga adalah fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh di era informasi.
“Saya mengapresiasi langkah TP PKK yang konsisten mengedukasi masyarakat. Teknologi memang tidak bisa dihindari, tapi bisa diarahkan. Di sinilah pentingnya peran orang tua sebagai pendamping dan pembimbing pertama bagi anak,” ujar Muchendi.
Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten OKI untuk memperkuat literasi digital keluarga melalui kerja sama lintas sektor.
“Kita ingin anak-anak OKI tumbuh bukan hanya cerdas digital, tetapi juga berkarakter dan berakhlak baik,” pungkasnya.
Dengan menggencarkan program PAREDI, TP PKK OKI berharap dapat menciptakan lingkungan keluarga yang sadar digital, sehingga anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan terhindar dari dampak negatifnya. (*/Red)













