Spread the love
Post Views: 2,753

Langkah preventif ini diarahkan untuk memastikan situasi ketertiban umum dan keamanan masyarakat (kamtibmas) tetap terkendali selama bulan suci, sekaligus memperkuat sinergi kemitraan yang berbasis kepercayaan.
Dalam arahan resmi, Wakapolda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas daerah tidak hanya didasarkan pada penegakan hukum yang tegas, tetapi juga pada hubungan emosional yang erat antara aparat keamanan dan warga masyarakat.
“Safari Ramadhan ini adalah manifestasi kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami memastikan Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang responsif terhadap kebutuhan warga,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

Ia menginstruksikan seluruh komponen kepolisian di wilayah Sumatera Selatan untuk mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan preventif dalam setiap langkah pengamanan serta pelayanan masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menguatkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya preemtif institusi.
“Polda Sumsel terus menghadirkan rasa aman melalui pendekatan preventif dan kemitraan sosial. Kehadiran pimpinan di lapangan memperkuat kepercayaan publik dan memastikan stabilitas daerah tetap terjaga,” ujarnya.
Penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas elemen masyarakat ini diharapkan mampu memitigasi potensi gangguan kamtibmas sejak tahap awal serta mendukung terciptanya iklim pembangunan yang kondusif di Sumatera Selatan.















