409 Mahasiswa FKM UNSRI Angkatan 2026 Gelar PBL di 40 Desa Banyuasin

Kegiatan Wajib Kurikulum S-1 IKM Dilaksanakan di Tiga Kecamatan

Banyuasin, Radar Keadilan Sebanyak 409 mahasiswa semester akhir Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (Unsri) angkatan 2026 akan melaksanakan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL), sebuah kegiatan wajib yang terintegrasi dalam kurikulum pendidikan S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan ini menargetkan 40 desa yang tersebar merata di tiga kecamatan, yakni Rambutan, Sembawa, dan Suak Tapeh.

Suasana diskusi mendalam dalam audiensi tentang pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin pada Rabu (28/1/2026). Para peserta dari jajaran pimpinan FKM Unsri dan pemerintah daerah membahas detail perencanaan, alokasi sumber daya, serta target capaian kegiatan yang akan dilakukan di 40 desa di tiga kecamatan tujuan.|Sangkut, radarkeadilan.com

Informasi tersebut disampaikan dalam audiensi resmi yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin.

Acara dipimpin oleh jajaran pimpinan FKM Unsri yang terdiri dari Dekan Prof. Dr. Misnaniarti, S.K.M., M.K.M; Wakil Dekan II Prof. Dr. Hj. Yuanita Windusari, S.Si., M.Si; serta Wakil Dekan III Dr. Fatmalina Febry, S.K.M., M.Si. Audiensi diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU ASEAN Eng.

“Pengalaman Belajar Lapangan merupakan komponen krusial dalam kurikulum S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM Unsri,” jelas Prof. Dr. Misnaniarti.

Suasana audiensi resmi terkait pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Rabu (28/1/2026). Jajaran pimpinan FKM Unsri dan pihak pemerintah daerah Kabupaten Banyuasin mengikuti kegiatan yang membahas rencana pelaksanaan PBL di 40 desa sepanjang tiga kecamatan.|Sangkut, radarkeadilan.com

“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan nyata kepada mahasiswa untuk belajar serta menerapkan seluruh pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Selain itu, PBL juga mengintegrasikan berbagai kompetensi dengan pendekatan multidisipliner yang menjadi ciri khas bidang kesehatan masyarakat.”

Tujuan utama pelaksanaan PBL adalah menguatkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan di lapangan, menyelaraskan teori akademik dengan praktik nyata di masyarakat, serta mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah tujuan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pemahaman masyarakat tentang isu-isu kesehatan serta memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor kesehatan.

Dengan pelaksanaan PBL yang terencana dan terstruktur, FKM Unsri berkomitmen untuk mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Sumatera Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Sejalan dengan awal perencanaan yang telah disepakati, kegiatan ini siap menjadi tonggak penting dalam pembentukan generasi muda yang berdedikasi pada bidang kesehatan masyarakat(*/Sangkut)