Ancaman Longsor di Desa Kasmaran : Tanda Alam Perlu Diantisipasi Bersama

Ancaman Longsor di Desa Kasmaran : Tanda Alam Perlu Diantisipasi Bersama

Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dari Komisi 3 yang membidangi Pembangunan infrastruktur dan jalan, Suito, S.I.P, turut memberikan perhatian terhadap kejadian ini.

Ia mengatakan bahwa penanganan akan segera dibahas setelah libur lebaran berakhir.

“Nanti kalau sudah aktif hari kerja, akan dibahas lebih lanjut bagaimana solusinya. Ini kan suasana lebaran dan Masi suasana libur pasca Hari raya. Namun saya sudah meninjau lokasi untuk memastikan kondisi lapangan. Insya’ Allah ada solusi terbaik,dan mengimbau warga agar lebih waspada,” ujar Suito.

Suito kembali melanjutkan, “Kejadian di Desa Kasmaran ini hendaknya menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah daerah melalui dinas terkait, seperti BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Sosial, diharapkan tidak hanya hadir pasca-kejadian, namun juga aktif dalam upaya preventif. Membangun sinergi dengan masyarakat untuk menjaga lingkungan, membuat sistem peringatan dini, serta menyediakan bantuan darurat bagi warga terdampak harus menjadi prioritas,” tambah Suito.

“Dukungan dari dunia usaha, organisasi masyarakat, dan media juga sangat dibutuhkan. Bersama, kita dapat membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta bahaya bencana yang kerap kali terjadi di sekitar kita,” tandasnya.

Sementara kepala pelaksana BPBD Musi Banyuasin,H Pathi Riduan,SE.,ATD.,MM saat dikonfirmasikan mengatakan,

“Anggota yang piket sudah berada di lapangan dan sudah meninjau lokasi, nanti akan kita bahas dengan bapak Bupati saat sudah aktif hari kerja. Selanjutnya kita sama-sama berdo’a agar longsor tidak terjadi lagi dan warga di bantaran sungai harap lebih waspada menanggapi fenomena alam yang satu ini. Dengan mitigasi sejak dini tentunya kerugian materil tidak terlalu banyak dan berdampak pada perekonomian. Mari kita sama-sama membangun Muba maju lebih cepat mulai dari diri sendiri,” pungkasnya. (Desi)

Baca Juga :  Bupati OKI Siapkan 10 Hektare Lahan di Teluk Gelam untuk Sekolah Rakyat