Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Keberhasilan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak semata-mata ditentukan oleh raihan medali atau gelar juara, melainkan diukur dari keteladanan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini ditekankan secara tegas oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki saat melepas keberangkatan kafilah daerahnya untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.
Sebanyak 90 orang anggota kafilah resmi diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten OKI pada Minggu, 21 Juni 2026.
Mereka akan berlaga di Kabupaten Lahat mulai tanggal 23 Juni hingga 2 Juli 2026, membawa nama baik daerah dalam ajang yang mengangkat kemuliaan Al-Qur’an ini.
“Kita tidak hanya melepas keberangkatan peserta lomba, tetapi mengantarkan duta terbaik Kabupaten OKI. Prestasi memang penting, namun yang jauh lebih utama adalah bagaimana ilmu dan nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari menjadi pedoman hidup dan menjadi teladan bagi masyarakat,” ujar Bupati Muchendi dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa ilmu Al-Qur’an tidak boleh berhenti hanya di atas panggung perlombaan.
Semangat kedisiplinan, kerja keras, serta akhlak mulia yang ditunjukkan selama mengikuti kegiatan harus menjadi bekal yang terus diamalkan di tengah lingkungan masing-masing.










