Muba Bangun Harapan Baru: 480 Keluarga Pindah ke Rumah Layak Huni

Program Relokasi, Bedah Rumah, dan Sanitasi Sehat Muba Resmi Diluncurkan

Spread the love
         
 
  
                 
   
Aji Jiad, warga Kelurahan Balai Agung yang sebelumnya tinggal di rumah tak layak huni di tepi sungai, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Setiap musim hujan kami ketakutan. Rumah kami rapuh dan tak layak. Kini, kami memiliki rumah yang aman dan layak huni. Terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Pemerintah Kabupaten Muba,” ujarnya haru.

Bupati Toha menekankan pentingnya perumahan layak huni sebagai pondasi keluarga yang sehat dan sejahtera.

“Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat tumbuh kembang keluarga yang produktif. Program ini sejalan dengan Nawacita Presiden untuk membangun 3 juta rumah per tahun,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas PU Perkim Muba, M. Ridho, ST., M.Si., menjelaskan program relokasi di lahan seluas 10 hektar menampung 480 unit rumah.

Hingga 2024, 138 unit telah selesai; tahun ini, 24 unit telah diserahkan. Program Bedah Rumah juga sukses: 723 unit dibedah pada 2024 (590 APBD, 133 APBN), dan ditargetkan 376 unit tambahan pada 2025 dari APBD.

Program sanitasi sehat juga menjangkau 971 KK di 67 desa pada 2024 dan 2025 melalui dana APBD dan DAK.

“Kami fokus pada kawasan pinggiran sungai. Selain rumah, sanitasi dan kolam retensi juga penting. Pembangunan masjid juga sedang diupayakan,” tambah Ridho.

Acara dihadiri Ketua Komisi III DPRD Muba, Fery Yusmadi, SE; anggota DPRD Andri Septa dan Tapriansyah; Plt Asisten II Setda Muba, Erdiansyah; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Herryandi Sinulingga (diwakili Kartiko Buwono); Camat Sekayu, Edi Heryanto; Danramil Sekayu, Kapten Inf Deny Purba; dan pejabat terkait lainnya. (Desi)