Kegiatan penyaluran beras dilaksanakan pada Selasa (17/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, dengan total 3.074 kantong beras bernilai Rp209,4 juta yang dihimpun dari infaq dan sedekah aparatur sipil negara (ASN) Pemkab OKI, Kementerian Agama OKI, serta karyawan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung.
Bantuan tersebut disalurkan kepada 2.625 penerima manfaat di wilayah Kayuagung, mencakup 60 penyandang disabilitas dan 111 tenaga kebersihan.
“Sedekah ASN yang terkumpul hingga ribuan kantong beras diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri,” ucapnya.
Menurut Muchendi, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga daya beli warga di tengah dinamika fluktuasi harga komoditas pokok.
Selain bantuan sosial, Pemkab OKI juga menggelar Operasi Pasar Murah melalui program PERJAKA sebanyak dua kali, pada tanggal 12 Februari dan 17 Maret 2026.
Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) OKI, Asmar Wijaya, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Program Berkah Pegawai sejalan dengan Gerakan Pangan Murah serta menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan,” katanya.
Dalam Operasi Pasar Murah, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau berkat dukungan subsidi dari Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung.
Selain itu, layanan pasar murah keliling melalui OKI Mart Mobile telah menjangkau 19 titik di wilayah OKI dengan total 3.000 paket komoditas terjual.
Melalui rangkaian program yang terintegrasi tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memastikan ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan pokok serta memberikan dukungan nyata bagi masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 H, selaras dengan upaya awal dalam meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi daerah. (*/HS)










