
Pemerintah Kabupaten OKI menghadirkan gebrakan nyata melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Terpadu yang digelar di Ruang Rapat Bende Seguguk II Kantor Bupati OKI.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, sejalan dengan semangat emansipasi yang diperjuangkan R.A. Kartini.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat khususnya kaum perempuan mendapatkan akses layanan kesehatan yang komprehensif dan gratis.
Berbagai program unggulan disiapkan, mulai dari pemeriksaan tes HPV DNA untuk deteksi dini kanker serviks, pemeriksaan kesehatan umum, hingga kegiatan sosial donor darah.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menegaskan bahwa kesadaran akan kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan.
Menurutnya, peringatan Hari Kartini harus diisi dengan aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi upaya konkret untuk mendorong masyarakat, khususnya kaum hawa, agar lebih proaktif memantau kondisi kesehatan masing-masing. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah berbagai penyakit yang berpotensi berdampak serius,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan, semangat perjuangan Kartini harus diterjemahkan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui aksesibilitas dan kesadaran terhadap layanan kesehatan yang optimal.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu sakit sebelum memeriksakan diri.
“Kami ingin perempuan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Pemeriksaan HPV DNA, misalnya, sangat vital untuk mencegah kanker serviks sejak dini. Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri, karena kesadaran sejak dini akan membantu kita mengambil langkah penanganan yang lebih cepat dan tepat,” tegasnya.
Peringatan Hari Kartini tahun ini di OKI mengukuhkan satu pesan mendalam: perempuan yang berdaya dan mandiri berawal dari kondisi fisik yang sehat dan kuat. Dengan tubuh yang sehat, peran perempuan dalam pembangunan daerah akan semakin optimal dan bermakna. (*/Heri)








