Direktur Politeknik Pengadaan Nasional, Komala Sari, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi ini merupakan amanah peraturan perundang-undangan sekaligus kebutuhan mendesak.
Ia menekankan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperbarui wawasan seiring perkembangan regulasi dan praktik pengadaan yang terus berkembang, bukan untuk menggurui peserta yang telah memiliki pengalaman kerja.
“Setiap pejabat yang menangani pengadaan memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan kemampuannya. Hal ini penting agar proses pengadaan senantiasa sesuai dengan standar tata kelola yang baik dan bebas dari penyimpangan,” tambah Komala.
Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, Politeknik Pengadaan Nasional membuka kesempatan program beasiswa bagi 30 orang, baik bagi masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.
Program ini dirancang untuk mencetak tenaga ahli yang kompeten dan andal di bidang pengadaan barang dan jasa.
Komala juga menyebutkan bahwa program serupa telah memberikan hasil positif di sejumlah daerah seperti Kabupaten Langkat, Kabupaten Natuna, serta beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengadaan yang lebih terpercaya, mempercepat realisasi pembangunan, serta menjamin setiap rupiah anggaran negara dimanfaatkan secara tepat guna untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir. (*/Heri)













