
Kegiatan digelar serentak di 47 titik lokasi yang menyebar ke 17 kabupaten dan kota, menjadikannya salah satu distribusi pangan terbesar yang dilaksanakan dalam satu hari menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan berjalan mulai pukul 08.00 WIB, dengan dukungan penuh jajaran kepolisian mulai dari Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, hingga seluruh Polres di daerah.
Beras yang disalurkan merupakan jenis SPHP dari Perum Bulog, dengan harga penjualan berkisar antara Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram – jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar umum menjelang musim mudik dan hari raya.
Beberapa wilayah pencatatkan serapan tertinggi, di antaranya Polres Banyuasin dan Polres OKU yang masing-masing bagikan 25.000 kilogram beras kepada sekitar 2.500 warga.
Sementara itu, Polres Musi Rawas distribusikan 20.000 kilogram beras kepada 2.000 warga.
Distribusi juga berjalan merata di wilayah lain, termasuk OKU Timur, Pagar Alam, OKU Selatan, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, hingga Musi Rawas Utara – membuktikan cakupan jaringan kepolisian yang luas hingga ke pelosok daerah.

“Angka 147 ton beras yang tersalurkan kepada hampir 19.000 warga dalam satu hari buktikan bahwa jaringan Polri dapat digerakkan secara maksimal untuk bantu masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, program ini tidak hanya berperan sebagai sarana distribusi pangan murah, melainkan juga sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas sosial di masa menjelang hari raya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program Polri Presisi sekaligus dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
“Kami akan terus luaskan jangkauan program ini agar semakin banyak masyarakat yang rasakan manfaatnya,” katanya.

Melalui Gerakan Pangan Murah Polri yang menjangkau puluhan ribu warga dalam satu hari, Polda Sumatera Selatan tekankan komitmennya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi aktif dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas ekonomi masyarakat – sejalan dengan tujuan awal pelaksanaan distribusi masif untuk meringankan beban masyarakat jelang Idul Fitri. (*/Andrian)










