Di Lubuklinggau, tim gabungan berhasil menutupi 25 titik lubang jalan di sepanjang Jalan Garuda – mulai dari depan Masjid As-Sala hingga Simpang Jalan Kaswari – menggunakan material aspal. Di Muara Enim, penambalan difokuskan di kawasan sekitar Stasiun Kereta Api Kabupaten Muara Enim.
Kedua, pembersihan sampah dan penataan lingkungan publik dilaksanakan secara serentak di seluruh lokasi kegiatan, mulai dari kawasan Kalidoni Palembang hingga jalur utama di Lubuklinggau dan Muara Enim.
Ketiga, di Muara Enim juga dilakukan pembagian takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial Polri di momentum bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini menunjukkan model kolaborasi lintas sektor yang melibatkan lebih dari sepuluh instansi pemerintah dan lembaga dalam satu kegiatan terpadu.
Polda Sumsel menempatkan diri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur publik dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
Mobilisasi multi-instansi yang terkoordinasi oleh Satgas Polda Sumsel mencerminkan kemampuan Polri dalam menggerakkan sinergi pelayanan publik lintas sektor.
Perbaikan puluhan titik jalan berlubang diharapkan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Selain itu, kegiatan pembersihan kawasan publik memperkuat citra tata kota yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han. menegaskan bahwa Program Belida merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Program Belida ini bukan sekadar kegiatan kebersihan biasa. Ini adalah komitmen Polda Sumsel untuk menjadi penggerak nyata di lapangan dalam mendukung agenda nasional Gerakan Indonesia ASRI sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di ruang publik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perbaikan jalan yang dilakukan melalui kegiatan ini juga bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
“Perbaikan jalan ini juga untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mudik dan kembali setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman dan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan arah kebijakan Kapolda Sumsel dalam memperkuat pendekatan humanis kepolisian.
“Polda Sumsel terus mengakselerasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Sumatera Selatan untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan, dan keselamatan lingkungan sebagai fondasi kehidupan yang sejahtera,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan Program Belida, Polda Sumsel kembali membuktikan komitmennya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mempersiapkan infrastruktur yang handal jelang momen Lebaran tahun ini. (*/Andrian)














