Polda Sumsel Jamin Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H Aman Terkendali, Angka Curanmor Anjlok 57 Persen

Polda Sumsel Jamin Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H Aman Terkendali, Angka Curanmor Anjlok 57 Persen

Spread the love
         
 
  
                 
   
Palembang, Radar Keadilan Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan pada malam takbiran Idul Fitri 1447 H tercatat aman, terkendali, dan bebas dari gangguan signifikan.

Keberhasilan pengamanan tersebut diwujudkan melalui pengerahan kekuatan masif serta sinergi solid lintas instansi, dengan performa Operasi Ketupat Musi 2026 menunjukkan penurunan drastis angka kejahatan menonjol.

Pelaksanaan pengamanan dilakukan seiring dengan Video Conference koordinasi nasional bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada Jumat malam (20/3/2026).

Acara berlangsung di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang, dengan kehadiran lengkap jajaran Forum Koordinasi Pemerintah Daerah Sumatera Selatan, termasuk Gubernur Sumatera Selatan dan Panglima Komando Daerah Militer II Sriwijaya.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memaparkan pengerahan sebanyak 4.303 personel gabungan yang tersebar di 73 Pos Pengamanan, Pelayanan, dan Terpadu.

Sebanyak 2.399 personel khusus diterjunkan untuk mengamankan 26 titik keramaian masyarakat selama malam takbiran.

“Instruksi saya jelas: tidak ada personel yang boleh lengah. Setiap pos adalah pusat pelayanan nyata, dan setiap anggota Polri adalah pelindung masyarakat. Kami pastikan kehadiran negara dirasakan di setiap titik keramaian,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Data resmi menunjukkan penurunan signifikan pada angka kejahatan menonjol dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kasus curanmor turun drastis sebesar 57 persen, dari 30 kasus menjadi 13 kasus.

Sementara itu, kasus narkoba menurun tajam hingga 50 persen, dari 14 kasus menjadi 7 kasus.

Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap menebalkan patroli di lokasi rawan untuk antisipasi potensi pencurian dengan kekerasan sebagai poin evaluasi utama.

Pada Jalur Lintas Timur, dinamika lalu lintas berhasil dikelola secara optimal.

Tim Satgas Urai Macet Polda Sumatera Selatan menangani berbagai hambatan, mulai dari kendaraan mogok hingga truk terguling di wilayah Bayung Lencir.

Melalui strategi rekayasa lalu lintas dinamis, kemacetan panjang berhasil diurai sehingga arus mudik tetap mengalir lancar.

Pengamanan juga diperketat pada 2.338 objek vital, mencakup masjid, pelabuhan, bandara, terminal, hingga destinasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesuksesan pengamanan merupakan hasil kerja sama lintas sektor yang erat.

“Kapolda telah memastikan kepada Kapolri bahwa Sumsel siap dan aman. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat, segera hubungi layanan 110 yang aktif 24 jam penuh tanpa biaya,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk merayakan malam kemenangan dengan tertib, menghindari penggunaan petasan berbahaya, serta mematuhi peraturan lalu lintas.

Seluruh jajaran akan tetap siaga hingga rangkaian Idul Fitri dan arus balik tuntas, menjamin kenyamanan serta keamanan seluruh masyarakat di Bumi Sriwijaya.

Keberhasilan malam takbiran menjadi bukti komitmen penuh menjaga kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat Sumatera Selatan(*/Andrian)