Muara Enim, Radar Keadilan – Upaya nyata memperkokoh ketahanan energi nasional terus digalakkan melalui penguatan kemitraan strategis antara PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 dengan pemerintah daerah di wilayah operasinya.
Dalam rangka membangun kerja sama yang semakin kokoh, jajaran manajemen PHR Zona 4 melaksanakan rangkaian pertemuan silaturahmi secara langsung dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.
Pertemuan ini menjadi landasan penting guna menjamin kelancaran seluruh kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi sekaligus memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat setempat dan turut menopang pencapaian sasaran ketahanan energi nasional.
Langkah penguatan sinergi tersebut diawali di Kantor Bupati Muara Enim pada Kamis, 7 Mei 2026.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun penuh kesungguhan, dipimpin langsung Bupati Muara Enim Edison dan turut dihadiri oleh perwakilan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran manajemen PHR Zona 4 menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Muara Enim terhadap seluruh kegiatan operasional, khususnya yang berlangsung di wilayah kerja Pertamina EP yang meliputi Lapangan Prabumulih, Lapangan Limau, Lapangan Adera, hingga Lapangan Pendopo.
Pihak perusahaan juga menyampaikan harapan agar dukungan yang telah terjalin senantiasa berlanjut guna menjamin keberhasilan pelaksanaan rencana pengeboran sebanyak 35 sumur yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Muara Enim Edison menyambut baik kunjungan silaturahmi sekaligus menegaskan tekad penuh pemerintah daerah untuk terus mendukung dan memfasilitasi seluruh kegiatan usaha hulu migas yang beroperasi di wilayahnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan yang diberikan senantiasa berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berorientasi pada pemberian dampak positif bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.
“Pemerintah Kabupaten Muara Enim berkomitmen penuh mendukung seluruh kegiatan usaha hulu migas yang memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, dengan senantiasa berpegang teguh pada ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Edison.
Turut hadir mewakili jajaran manajemen PHR Zona 4 adalah Kepala Bidang Hubungan Kemasyarakatan Frans A. Hukom, Pelaksana Tugas Kepala Lapangan Prabumulih Hazrian Hazhar, Kepala Lapangan Limau Abdul Rachman Parabuana, Kepala Bidang Proyek Deri Harisman, Kepala Bidang Pengadaan dan Rantai Pasok M. Arwan Kholid, Kepala Lapangan Adera Adam Syukron Nasution, serta Asisten Kepala Bidang Pengeboran Herry Setyawan.
Sementara itu, Bupati Edison didampingi oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Muara Enim Emran Tabrani serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Andi Hartono.
Selanjutnya, rangkaian silaturahmi dilanjutkan ke Rumah Dinas Bupati Musi Rawas pada Jumat, 8 Mei 2026. Pertemuan tersebut dipimpin langsung Bupati Musi Rawas Ratna Machmud yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Teddy Lazuardi serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Heru Julius Pratama.
Rombongan PHR Zona 4 dipimpin oleh Kepala Lapangan Pendopo Hermansyah bersama Kepala Bidang Hubungan Kemasyarakatan Frans A. Hukom.
Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua belah pihak saling menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan baik selama ini.
PHR Zona 4 menegaskan komitmennya untuk senantiasa melibatkan unsur pemerintah daerah dalam setiap tahapan kegiatan operasional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Sebagai balasan, Bupati Ratna Machmud menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap seluruh operasi yang dilaksanakan di wilayah hukum Kabupaten Musi Rawas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pertamina yang telah berkenan menyempatkan waktu bersilaturahmi ke kediaman resmi Bupati,” ujar Ratna Machmud.
Kepala Bidang Hubungan Kemasyarakatan PHR Zona 4 Frans A. Hukom menegaskan bahwa pertemuan-pertemuan strategis tersebut menjadi sarana paling tepat untuk terus memperkuat hubungan sinergis antara perusahaan dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah operasi.
Ia menekankan bahwa dukungan yang kokoh dari pemerintah daerah merupakan salah satu kunci utama keberhasilan pelaksanaan seluruh kegiatan usaha hulu migas.
“Kami berharap hubungan komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik senantiasa dapat terus ditingkatkan. Hal ini bukan hanya demi kelancaran operasional perusahaan, melainkan guna memastikan manfaat yang semakin nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus turut mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional yang semakin tangguh dan berkelanjutan,” ungkap Frans A. Hukom.
Sebagai informasi, PHR Regional Sumatera Zona 4 yang merupakan bagian dari Subholding Hulu Pertamina, mengelola dan mengoperasikan tujuh wilayah kerja yang tersebar luas, meliputi Lapangan Prabumulih, Lapangan Limau, Lapangan Adera, Lapangan Pendopo, Lapangan Ramba milik Pertamina EP, serta Wilayah Kerja Ogan Komering dan Wilayah Kerja Raja Tempirai milik Pertamina Hulu Energi.
Seluruh wilayah kerja tersebut mencakup dua kota yaitu Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten yakni Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. Seluruh kegiatan operasional tersebut berjalan di bawah pengawasan dan koordinasi ketat dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan.
Melalui rangkaian pertemuan yang penuh makna ini, jalinan kemitraan antara PHR Zona 4 dengan pemerintah daerah semakin kokoh dan terarah.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kesatuan visi dan langkah bersama tidak hanya menjadi landasan keberhasilan operasional usaha hulu migas, melainkan sekaligus menjadi kekuatan pendorong utama dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang tangguh, mandiri, dan mampu membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Selatan. (SMSI Musi Rawas)












