Mahasiswa dan Pemuda OKI Sampaikan Delapan Poin Tuntutan di Hadapan DPRD, Disepakati Audiensi Lanjutan

Mahasiswa dan Pemuda OKI Sampaikan Delapan Poin Tuntutan di Hadapan DPRD, Disepakati Audiensi Lanjutan

Ogan Komering Ilir, Radar KeadilanSuasana penuh semangat namun tetap tertib dan beradab mewarnai aksi penyampaian aspirasi yang digelar oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa dan organisasi kepemudaan Kabupaten Ogan Komering Ilir di halaman Gedung DPRD setempat, Selasa (12 Mei 2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran generasi muda dalam mengawasi jalannya pembangunan dan menyuarakan harapan masyarakat demi terwujudnya kemajuan daerah.

Sekitar 50 peserta yang dipimpin langsung oleh Setiawan Jhordy dan Abdul Jalil telah berkumpul sejak pukul 11.00 WIB.

Guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran jalannya kegiatan, Kepolisian Resor OKI menurunkan pasukan pengamanan yang dipimpin Kepala Bagian Operasional Kompol Ricky Mozam, S.H., M.H., didampingi sejumlah pejabat kepolisian beserta personel dan unsur Satuan Polisi Pamong Praja.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, para peserta aksi dengan tegas menyampaikan delapan pokok tuntutan yang menyentuh berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Salah satu tuntutan utama adalah mendesak diterbitkannya peraturan yang memberikan prioritas khusus bagi warga setempat dalam mengikuti pelatihan keterampilan, program magang, hingga penerimaan tenaga kerja di seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah OKI.

Mereka juga menuntut agar seluruh pengusaha wajib mendaftarkan pekerjanya dalam kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Kesehatan demi melindungi hak-hak para pekerja.

Selain persoalan ketenagakerjaan, aspirasi yang disampaikan juga menyoroti sejumlah isu strategis lainnya.

Hal itu meliputi perbaikan sarana dan prasarana di wilayah pedesaan yang masih tertinggal, ketersediaan pupuk bersubsidi yang sering mengalami kelangkaan, perhatian terhadap nasib tenaga pendidik yang berstatus guru honorer, hingga pemenuhan janji penyediaan seragam sekolah secara cuma-cuma bagi seluruh peserta didik.

Tidak kalah penting, mereka juga meminta dukungan dan pengawasan dari DPRD terhadap rencana pemekaran wilayah serta penguatan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan tenteram.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk menjamin terselenggaranya hak warga negara dalam menyampaikan pendapat secara terbuka, aman, dan tertib.

Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari kehidupan demokrasi yang dilindungi sepenuhnya oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penyampaian aspirasi merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem demokrasi yang dijamin oleh undang-undang. Tugas utama kepolisian adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, serta senantiasa mengedepankan pendekatan yang manusiawi dan mengutamakan dialog,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.

Suasana akrab dan bersahabat tampak saat petugas kepolisian berbincang serta bersalaman dengan para peserta aksi usai kegiatan berakhir dengan aman dan tertib. | Foto Dok: Polres OKI.

Menjelang pukul 12.30 WIB, perwakilan massa diterima secara resmi oleh Sekretaris DPRD OKI, Iqbal Basa, S.E. Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan percakapan langsung melalui sambungan video dengan Ketua DPRD OKI, Farid Hadi Sasongko.

Sebagai langkah nyata untuk menindaklanjuti seluruh usulan dan tuntutan yang disampaikan, disepakati akan diadakan pertemuan dengar pendapat secara mendalam pada Rabu (13 Mei 2026) mendatang di Rumah Makan Kampung Sawah.

Puncak yang menarik sekaligus menghangatkan suasana terlihat setelah seluruh rangkaian kegiatan usai dilaksanakan.

Terjalin keakraban yang baik antara para peserta aksi dengan seluruh petugas pengamanan, yang kemudian terlihat makan bersama dalam suasana yang bersahabat.

Selanjutnya, rombongan mahasiswa dari Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya kembali menuju tempat asal masing-masing dengan didampingi serta diawasi langsung oleh petugas kepolisian guna menjamin keselamatan dalam perjalanan pulang.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat disampaikan dan didengar dengan cara yang beradab, serta mendapat tanggapan positif dari para pemangku kebijakan.

Keakraban terjalin erat saat peserta aksi dan petugas kepolisian duduk bersama menikmati jamuan makan seusai kegiatan penyampaian aspirasi di halaman Gedung DPRD OKI. | Foto Dok: Polres OKI.

Langkah tindak lanjut yang telah disepakati menjadi jembatan harapan agar seluruh permasalahan yang diangkat dapat segera mendapatkan perhatian dan solusi yang nyata demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Ogan Komering Ilir di masa mendatang. (*/HS)