Sah! APBD OKI 2026: Rp 2,2 Triliun Mengalir untuk Rakyat

Sah! APBD OKI 2026: Rp 2,2 Triliun Mengalir untuk Rakyat

APBD OKI 2026 mencatat Pendapatan Daerah sebesar Rp 2,214 triliun, yang dialokasikan sepenuhnya untuk Belanja Daerah dengan nilai yang sama.
Dengan alokasi Pembiayaan Daerah sebesar nol rupiah, APBD 2026 ini diprioritaskan pada program-program kerakyatan yang berkelanjutan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang erat antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten OKI. Semoga ikhtiar bersama ini membawa kemaslahatan yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat OKI,” ujarnya.
Ketua Badan Anggaran DPRD OKI, Febriansyah Wardana, menjelaskan bahwa asumsi pendapatan dan rencana belanja daerah tahun 2026 dirancang dengan prinsip berimbang, tanpa defisit.
 

“Setelah mempertimbangkan berbagai saran dan masukan dari komisi-komisi terkait, kami mencapai kesepakatan bersama mengenai pagu dan struktur rancangan Perda APBD OKI tahun 2026 sebesar Rp 2,214 triliun,” jelas Febriansyah.

Febriansyah merinci sumber-sumber pendapatan yang direncanakan pada tahun 2026, antara lain:

Langkah Selanjutnya: Evaluasi Gubernur Sumatera Selatan