Melalui program ini, peserta dibentuk menjadi tenaga kerja yang memiliki karakter disiplin, tangguh, dan berdaya saing internasional.
“Pelatihan ini merupakan tahapan awal yang sangat menentukan untuk membentuk tenaga kerja yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing global,” ungkap Antonio.
Menurutnya, kurikulum pelatihan dirancang secara komprehensif untuk memperkuat kesiapan peserta dari berbagai aspek.
Mulai dari pembentukan mental dan fisik yang prima, penguasaan dasar bahasa Jepang, hingga pemahaman mendalam mengenai budaya kerja yang berlaku di negara tujuan.
Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai mekanisme penyaringan untuk menentukan kandidat terbaik yang berhak melaju ke seleksi tingkat nasional.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan mental dan fisik, membekali dasar bahasa Jepang dan budaya kerja, serta membentuk karakter disiplin dan etos kerja tinggi sebelum mengikuti seleksi tingkat nasional,” tambahnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 66 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten OKI maupun luar daerah di lingkungan Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan akan berlangsung selama 60 hari, terhitung sejak tanggal 23 April hingga 23 Juni 2026 di lokasi yang sama.
Program pemagangan ke Jepang ini menjadi salah satu strategi andalan pemerintah daerah dalam mencetak tenaga kerja terampil sekaligus membuka peluang karier yang luas di luar negeri, menjadikan generasi muda sebagai aset bangsa yang mampu berprestasi di kancah internasional. (*/Heri)












