Dalam kesempatan yang sama, Malam Anugerah SMSI 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi kepada para tokoh dan pemangku kepentingan yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kemerdekaan pers dan kebebasan berekspresi di Indonesia.
Sebanyak 16 tokoh terpilih menerima penghargaan tersebut, melalui proses seleksi ketat yang dimulai dari usulan 61 nama dari jajaran pengurus SMSI di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.
Jumlah tersebut kemudian disaring menjadi 32 kandidat, sebelum akhirnya diputuskan oleh dewan juri yang diketuai Sekretaris Dewan Juri Prof. Taufik dan diawasi oleh Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Yudi Krisnandi.
Dari jumlah tersebut, tiga tokoh terbaik akan masuk dalam daftar nominasi penerima Pin Emas SMSI yang akan diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang.
Firdaus menilai, Hari Pers Nasional bukan sekadar momen perayaan semata, melainkan wadah untuk mempererat persatuan dan memperkuat sinergi antarorganisasi pers dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional.
“Semangat kebersamaan dan keadilan harus terus dijaga. Melalui kesempatan menjadi penyelenggara, SMSI ingin memastikan HPN tetap menjadi ajang yang memperkuat martabat pers dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh insan pers di Indonesia,” pungkasnya.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Dewan Pers, pengurus pusat SMSI, para penerima penghargaan, serta perwakilan insan pers dari berbagai wilayah di Indonesia. (*/SMSI Pusat)














