Strategi Preventif PLN Amankan Jaringan Listrik Dari Potensi Gangguan Satwa Di Bengkulu

Strategi Preventif PLN Amankan Jaringan Listrik Dari Potensi Gangguan Satwa Di Bengkulu

Bengkulu, Berita, EKONOMI2703 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Bengkulu, Radar Keadilan Dalam upaya memastikan keandalan dan kontinuitas pasokan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus menerapkan langkah-langkah proaktif di lapangan.

Salah satu upaya konkret dilakukan oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teluk Segara melalui pemasangan perangkat pengaman satwa pada jaringan distribusi di Kelurahan Kandang Limun, Senin (6/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko untuk meminimalkan potensi gangguan yang disebabkan oleh aktivitas satwa liar, khususnya tupai yang sering melintas dan bersentuhan dengan peralatan listrik.

Pemasangan pengaman difokuskan pada titik-titik rawan yang telah diidentifikasi melalui evaluasi teknis menyeluruh.

Sebelum memulai pekerjaan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti pengarahan keselamatan kerja (safety briefing) sebagai wujud komitmen kuat terhadap budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Pekerjaan dilaksanakan dengan mengacu penuh pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta didukung penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan sesuai standar.

Manager PLN ULP Teluk Segara, Febri Doni, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bukti nyata upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Pemasangan pengaman satwa ini adalah langkah preventif yang kami lakukan untuk menekan potensi gangguan pada sistem kelistrikan. Dengan upaya ini, kami berharap keandalan pasokan listrik bagi pelanggan dapat terus terjaga dengan optimal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi. Menurutnya, upaya pencegahan dini sangat krusial dalam menjaga stabilitas operasional di wilayah kerja.

“Mitigasi risiko melalui pemeliharaan dan pengamanan jaringan menjadi kunci penting dalam menjaga kelancaran pasokan energi. Kami terus mendorong seluruh unit layanan untuk konsisten menerapkan langkah-langkah preventif demi kenyamanan pelanggan,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa pendekatan berbasis risiko menjadi strategi utama dalam pengelolaan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

“PLN terus memperkuat upaya preventif di seluruh lini, termasuk dalam mengantisipasi gangguan dari faktor eksternal seperti aktivitas satwa. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Adhi.

Melalui pengamanan jaringan yang dilakukan secara terencana dan berkala, PLN optimis dapat menekan angka gangguan secara signifikan.

Hal ini diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat di wilayah Kandang Limun dan sekitarnya agar dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan produktif. (*/Yos)