Peristiwa ini menandai pergantian kepemimpinan dari Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi kepada Irjen Pol Sandi Nugroho, dengan fokus utama pada pemeliharaan kesinambungan stabilitas keamanan dan dukungan terhadap agenda pembangunan daerah.
Acara yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjadi momentum penting dalam konsolidasi institusional Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan prasyarat tidak tergantikan untuk menjaga kondusivitas seluruh wilayah provinsi.
“Stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi setiap langkah pembangunan. Semua capaian yang telah diraih selama ini perlu terus dijaga dan diperkuat dengan kerja sama yang lebih erat,” tegas Herman Deru.
Gubernur juga mengapresiasi kontribusi strategis Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi selama memimpin Polda Sumsel pada periode 2024–2026.
Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi menyampaikan bahwa masa tugasnya di Sumatera Selatan menjadi bagian krusial dalam proses pengabdian institusional Polri.
Ia mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan selama menjalankan tugas.
Sementara itu, Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan keamanan yang telah terbangun, sekaligus merespons tantangan yang semakin kompleks seiring dinamika sosial dan ekonomi di daerah.
Perubahan kepemimpinan ini dirancang untuk memperkuat peran institusi Polri di daerah, dengan landasan bahwa stabilitas keamanan menjadi modal esensial bagi keberlanjutan pembangunan yang berkelanjutan di Sumatera Selatan.
Sejalan dengan harapan yang disampaikan pada awal acara, langkah kolaboratif yang terjalin diharapkan akan membawa kontribusi lebih besar bagi kemajuan seluruh masyarakat Sumsel. (*/Andrian)










