
Sinyal 4G yang kini telah aktif penuh berhasil mengakhiri masa sulit akibat blank spot yang berlangsung bertahun-tahun.
Kehadiran jaringan ini tidak hanya memudahkan interaksi sosial, tetapi juga membuka peluang baru di bidang pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.
Kepala Desa Kuripan, Yoni Yama, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas realisasi pembangunan ini.
Menurutnya, keberadaan sinyal yang stabil sangat krusial untuk menunjang berbagai aktivitas warga sehari-hari.
Manfaat nyata ini juga dirasakan langsung oleh Siti, salah satu warga setempat.
Ia mengakui bahwa kemudahan berkomunikasi kini dapat dinikmati dari rumah tanpa perlu mencari lokasi tertentu yang memiliki sinyal.
“Dulu kalau mau telepon atau kirim pesan harus cari tempat khusus. Sekarang dari rumah saja sudah lancar, bahkan bisa melakukan panggilan video dengan keluarga di luar daerah,” ungkapnya dengan antusias.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Adi Yanto, menjelaskan bahwa kehadiran jaringan 4G di wilayah tersebut merupakan wujud kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten OKI dan Telkomsel.
Program ini mengusung konsep pemanfaatan infrastruktur lokal yang sudah ada, seperti menara Wi-Fi desa, gedung, hingga menara masjid, sebagai lokasi penempatan perangkat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten OKI berharap dukungan infrastruktur ini dapat terus ditingkatkan.

Adi Yanto berharap wilayah yang saat ini masih mengandalkan BTS COMBAT akan segera diperkuat melalui pembangunan infrastruktur permanen, agar kualitas layanan komunikasi menjadi semakin optimal, berkelanjutan, dan mampu mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh. (*/HS)








