Optimalisasi Lahan Pangan, Bupati Askolani Pimpin Rapat Integrasi Lp2b Kabupaten Banyuasin

Optimalisasi Lahan Pangan, Bupati Askolani Pimpin Rapat Integrasi Lp2b Kabupaten Banyuasin

Pangkalan Balai, Radar Keadilan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus berupaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyelarasan perencanaan tata ruang.

Suasana Rapat Integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H. | Sangkut, radarkeadilan.com

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (8/4/2026).

Rapat ini difokuskan pada upaya pemenuhan target LP2B dan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang mencapai 87 persen dari total lahan baku sawah yang ada.

Dalam paparannya, Kepala Dinas PUPR Banyuasin, Ir. H. Mohd. Riyan A. S, ST., M.M., IPM., ASEAN.Eng, memaparkan data teknis terkait status lahan yang telah ditetapkan dan yang sedang diusulkan.

“Berdasarkan Perbup Nomor 44 Tahun 2019, luas LP2B yang telah ditetapkan mencapai 107.467,64 hektare. Sementara usulan dari korlap tercatat seluas 40.148,11 hektare, sehingga total usulan rencana KP2B/LP2B saat ini mencapai 151.320,86 hektare,” jelas Riyan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa saat ini masih diperlukan penambahan luasan seluas 2.865,57 hektare agar target terpenuhi.

Selain itu, proses integrasi data ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) juga tengah dilakukan, namun masih diperlukan verifikasi mendalam terkait kekurangan data lahan baku sawah seluas 38.024,33 hektare.