Palembang, Radar Keadilan – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (DPD AMKI) Sumatera Selatan resmi dikukuhkan dalam sebuah acara pelantikan yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Aula Lantai 3 Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (22/5/2026).
Mengusung visi memperkokoh eksistensi pers daerah, kepengurusan periode 2026–2031 ini dipimpin langsung oleh Dede Umar sebagai Ketua, didampingi Novas Riady pada posisi Sekretaris, dan Rian Gumay sebagai Bendahara.

Upacara pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum DPP AMKI, Ir. Tundra Meliala Wartonagoro, dan dihadiri oleh jajaran pengurus tingkat kabupaten/kota, pimpinan perusahaan media cetak, elektronik, serta pengelola media daring dan pegiat media sosial.
Turut hadir Anggota DPR RI Komisi I sekaligus Ketua Dewan Pengawas AMKI Sumsel, Yuda Novanza Utama, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Sumsel, Kurniawan Abadi.
Kehadiran para tokoh publik dan insan pers ini menegaskan peran strategis AMKI sebagai wadah pemersatu seluruh elemen media di bumi Sriwijaya.
Dalam sambutannya, Tundra Meliala Wartonagoro menegaskan bahwa kehadiran AMKI bukan sekadar bentuk organisasi, melainkan momentum vital untuk menguatkan peran pers di tengah derasnya arus transformasi teknologi informasi.
Menurutnya, kemajuan zaman menuntut insan media untuk terus beradaptasi, namun tidak boleh melepaskan prinsip dasar jurnalistik yang profesional, independen, dan berintegritas tinggi.
“AMKI hadir menjadi rumah besar bagi insan media agar mampu tumbuh dan berkembang, sekaligus menjaga standar profesionalisme di tengah banjir informasi digital yang kian masif. Pers memiliki tanggung jawab besar menjaga demokrasi, mendidik publik, serta menjembatani aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah. Oleh sebab itu, pers harus tetap kritis dan independen, namun sekaligus mampu berposisi sebagai mitra strategis pembangunan daerah maupun nasional,” tegas Tundra dalam amanatnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi, membangun kolaborasi yang erat antar-pengelola media, serta melahirkan inovasi untuk menjawab tantangan kompleks industri pers masa kini.
Sementara itu, Ketua Terpilih DPD AMKI Sumsel, Dede Umar, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah persatuan bagi seluruh pemilik dan pengelola media lintas platform, mulai dari media konvensional hingga media sosial yang perkembangannya sangat pesat.
Ia mengakui bahwa memimpin organisasi pers bukanlah tugas ringan, mengingat tantangan dunia jurnalistik saat ini menuntut kecepatan, akurasi, dan integritas yang seimbang.
“Perubahan teknologi bergerak sangat cepat, aliran informasi tak terbendung, sementara kebutuhan masyarakat akan berita yang terpercaya semakin tinggi. Semua tantangan ini harus kita jawab dengan inovasi kerja dan keteguhan memegang prinsip. Soliditas internal yang telah terbangun menjadi modal utama kami untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan pers di Sumatera Selatan,” ungkap Dede Umar usai dikukuhkan.
Antusiasme terhadap kehadiran AMKI Sumsel tercatat melampaui ekspektasi panitia, terlihat dari banyaknya tokoh dan praktisi komunikasi yang berkeinginan hadir namun terkendala kapasitas ruangan.
Hal ini membuktikan bahwa keberadaan wadah tunggal bagi media konvergensi sangat dinantikan.
Dede Umar juga menegaskan arah kebijakan organisasi ke depan, yaitu memperkuat kualitas sumber daya manusia, memantapkan kelembagaan media, serta menjaga fungsi kontrol sosial pers.
Ia menekankan pentingnya membangun hubungan kolaboratif yang sehat antara media dan pemerintah tanpa mengorbankan independensi.
“Kami ingin media tetap menjadi pilar kontrol sosial yang berintegritas dan berpihak sepenuhnya pada kepentingan publik. Kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lain harus dilakukan dalam koridor kemitraan yang setara dan profesional,” tambahnya.
Dukungan penuh juga datang dari pimpinan daerah. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan melalui sambungan telepon karena berhalangan hadir secara langsung.
Ia berpesan agar amanah yang diemban dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keberanian, dan komitmen untuk terus berkarya membangun daerah.
“Semoga AMKI Sumsel tumbuh menjadi organisasi yang solid, amanah, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, serta senantiasa menjaga nilai-nilai persatuan dan kebersamaan,” ujar Andie Dinialdie.
Sebagai langkah nyata pengabdian dan inovasi, DPD AMKI Sumsel resmi meluncurkan program unggulan bertajuk “Kopi Senja”.
Program ini dirancang sebagai ruang dialog publik yang terbuka, mempertemukan pemangku kebijakan, insan media, akademisi, hingga pegiat media sosial.
Di forum ini, berbagai isu sosial dan persoalan daerah akan dikaji secara mendalam untuk melahirkan gagasan dan solusi konstruktif.
Melalui “Kopi Senja”, AMKI Sumsel bertekad menanamkan budaya diskusi yang kritis, solutif, dan berkelanjutan. Hasil pemikiran yang lahir diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak pada rakyat.
Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi pers Sumatera Selatan. Dengan berlandaskan profesionalisme, integritas, dan semangat kolaborasi, AMKI Sumsel siap melangkah maju menjawab tantangan dunia media modern, sekaligus memastikan keberadaan pers tetap relevan, bermartabat, dan bermanfaat luas bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*/Nandar)










