Pemerintah Kabupaten Pali Bersama BPOM Gelar Advokasi Pengawasan Obat dan Makanan

Pemerintah Kabupaten Pali Bersama BPOM Gelar Advokasi Pengawasan Obat dan Makanan

Berita, PALI, PEMERINTAHAN2359 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Pali, Radar Keadilan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang menyelenggarakan kegiatan advokasi pengawasan obat dan makanan.

Inisiatif ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengawasan produk beredar serta melindungi kesehatan masyarakat.

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten PALI, Rabu (8/4/2026), dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, Kartika Yanti, S.H., M.H.

Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya peran aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung program BPOM, mengingat isu keamanan pangan dan obat-obatan merupakan prioritas utama pembangunan daerah.

Kepala BBPOM Palembang, Yani Ardiyanti, S.F., APT., M.Sc., dalam paparannya menyampaikan materi mengenai strategi pengawasan baik tahap pre-market maupun post-market.

Ia juga menyoroti urgensi koordinasi lintas sektoral dalam pengawasan berbagai jenis produk, mulai dari pangan olahan, pangan segar asal tumbuhan, ikan, hingga penggunaan bahan kimia obat yang aman bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antara BPOM dengan pemerintah daerah, sehingga pengawasan obat dan makanan dapat berjalan efektif hingga ke tingkat desa,” tegas Yani Ardiyanti.

Momen penandatanganan komitmen bersama dalam kegiatan advokasi pengawasan obat dan makanan yang digelar Pemerintah Kabupaten PALI bersama BBPOM Palembang, guna menjamin keamanan produk bagi masyarakat. | Nandar, radarkeadilan.com
Baca Juga :  Sinergi Babinsa dan Warga Sungai Menang: Jaga Keamanan Desa Lewat Siskamling
Sementara itu, Sekda PALI Kartika Yanti menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja dan sosialisasi yang dilakukan BPOM.

Ia mengajak seluruh kepala dinas dan OPD terkait yang hadir untuk segera menerapkan hasil kegiatan ini ke dalam program kerja masing-masing demi manfaat bersama.

“Diharapkan melalui kolaborasi yang solid dan komitmen bersama, masyarakat Kabupaten PALI dapat terhindar dari produk yang tidak memenuhi syarat keamanan dan kesehatan,” ujar Kartika.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penegasan komitmen bersama untuk terus menjaga standar keamanan pangan serta obat-obatan di seluruh wilayah Kabupaten PALI(*/Nandar)