
Integrasi layanan darurat 110, pemantauan visual berbasis Sistem Pengawasan Closed-Circuit Television (CCTV), serta koordinasi terstruktur antar satuan kepolisian membuktikan efektivitas sistem pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Peristiwa dimulai pada pukul 17.21 Waktu Indonesia Barat ketika Command Center menerima panggilan darurat melalui saluran 110.
Petugas segera proses laporan, identifikasi urgensi situasi, dan aktifkan protokol tanggap darurat yang telah ditetapkan.
Setelah lokasi dikonfirmasi, informasi segera disebarkan melalui radio komunikasi resmi, dengan arahan langsung kepada personel Pamong Praja dan Pengamanan (Pamapta) Polrestabes Palembang untuk penanganan langsung di lapangan.

Koordinasi berjalan lancar dan tanpa hambatan, sehingga tim penyelamat dapat segera mencapai titik lokasi.
Di tempat kejadian, personel melakukan pendekatan yang humanis dan persuasif, berhasil menenangkan kondisi warga tersebut, mengamankan dari zona berbahaya, dan membawa ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat.

Petugas memastikan stabilitas kondisi fisik dan psikologis sebelum proses penyerahan kepada keluarga dilakukan secara teratur.
Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Polisi Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan penegasan terkait keberhasilan penyelamatan ini:
“Respons cepat yang kami lakukan hari ini membuktikan bahwa layanan 110 benar-benar hadir sebagai mitra keamanan dan keselamatan masyarakat. Teknologi CCTV yang terintegrasi dengan Command Center dan koordinasi sinergis antar personel menjadi fondasi utama keberhasilan upaya penyelamatan ini.”
Lebih dari itu, keberhasilan ini menampilkan implementasi sistem layanan kepolisian yang terintegrasi, responsif, dan berbasis teknologi mutakhir – menjadi contoh nyata bagi pelaksanaan tugas institusi kepolisian di tingkat nasional.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera menghubungi layanan 110 jika menghadapi situasi darurat atau masalah berat apa pun. Layanan kami siap beroperasi selama 24 jam tanpa jeda untuk memberikan bantuan yang diperlukan,” tegas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Integrasi layanan darurat 110, Command Center terpadu, dan teknologi pemantauan CCTV telah membuktikan kontribusi signifikan dalam menyelamatkan nyawa dan memberikan pelayanan kemanusiaan yang tepat waktu, presisi, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Keberhasilan ini menguatkan peran Polda Sumsel tidak hanya sebagai institusi pengamanan, tetapi juga sebagai pelayan publik yang tanggap dan profesional – sejalan dengan komitmen untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (*/Andrian)
















