Upaya tersebut terealisasi melalui pelaksanaan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) oleh Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir pada Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan ini dirancang sebagai latihan strategis yang menguji kapasitas respons cepat, ketepatan penerapan prosedur, serta koordinasi antar fungsi operasional dalam menghadapi berbagai skenario situasi kontinjensi.
Skenario yang diuji meliputi ancaman terhadap kompleks markas, gangguan ketertiban umum dan keamanan masyarakat, serta kondisi darurat lainnya yang berpotensi mengganggu kelancaran pelayanan dan keamanan lingkungan markas.

Pelaksanaan ini menekankan bahwa markas kepolisian bukan hanya sebagai pusat operasional, melainkan juga sebagai simbol kehadiran negara dan tempat berkumpulnya masyarakat untuk mendapatkan perlindungan serta pelayanan hukum yang harus senantiasa berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Eko Rubiyanto SH., SIK., MH menegaskan bahwa pelaksanaan Sispam Mako merupakan langkah preventif yang dirancang untuk memastikan kesiapan komprehensif seluruh personel.
“Pelaksanaan Sispam Mako bukan hanya latihan rutin, melainkan bentuk kesiapan nyata seluruh komponen dalam menjaga keamanan markas komando. Instansi tidak boleh menunjukkan kelalaian dalam hal apapun. Setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga ketika situasi kontinjensi terjadi, kita mampu melakukan tindakan dengan kecepatan, ketepatan, dan tingkat akurasi yang terukur,” ujarnya.
Kapolres menambahkan bahwa keamanan markas menjadi prioritas utama karena perannya sebagai pusat pelayanan yang strategis.
“Markas adalah tempat masyarakat datang untuk mencari perlindungan dan mengakses pelayanan hukum yang berkualitas. Oleh karena itu, upaya pengamanan harus dilakukan dengan maksimal. Melalui kesiapsiagaan yang terus dilatih dan diperkuat, kita berkomitmen memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh profesionalisme,” jelasnya.

Pendekatan preventif dan preemtif menjadi fondasi dalam upaya membangun sistem keamanan yang handal.

Dalam konteks keamanan modern, ancaman dapat muncul kapan saja dan dengan berbagai bentuk yang dinamis, sehingga latihan berkelanjutan menjadi investasi strategis untuk meminimalkan risiko dan menjaga keandalan institusi.
Kesiapsiagaan yang dibangun melalui Sispam Mako mencerminkan bahwa profesionalisme Korps Kepolisian Republik Indonesia dibangun dari kekuatan internal yang solid.

Dengan komitmen yang terus dijaga dan diperkuat, Polres Ogan Komering Ilir menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan bukan hanya tugas formal, melainkan tanggung jawab yang dijalankan dengan disiplin tinggi, integritas yang tak tergoyahkan, dan dedikasi penuh terhadap masyarakat serta negara. (*/HS)










