
Acara berlangsung pada Hari Jum’at, 13 Februari 2026, bertempat di Cafe TR yang berlokasi di Jalan Letjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Jua-Jua, Kota Kayuagung.
Kegiatan dipimpin secara langsung oleh Kapolres OKI, Eko Rubiyanto, S.H., S.IK., M.H., yang didampingi oleh seluruh Pejabat Utama Polres OKI.
Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari berbagai organisasi, antara lain Presiden Mahasiswa BEM Universitas Islam OKI, Ketua PGK OKI, Ketua Komisariat HMI, Ketua Komisariat PMII, Pemuda Muhammadiyah OKI, IPNU OKI, Pemuda Pancasila OKI, IKA LKS OKI, Ikatan Mahasiswa OKI (IMOKI), Aliansi Mahasiswa Pantai Timur (AMPATI), serta awak media yang mendampingi pelaksanaan acara.
Dalam sambutannya, Kapolres OKI menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran yang penuh antusias dari seluruh undangan.
“Pemuda dan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penghubung antara aparatur negara dan masyarakat luas, khususnya dalam rangka mensosialisasikan peralihan peraturan Kode Hukum Pidana (KUHP) dan Kode Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru diberlakukan,” tegas Kapolres OKI.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan komitmen tegas Polres OKI untuk terus mengembangkan kerja sama erat dengan elemen pemuda dan mahasiswa.
Kolaborasi ini ditujukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban Kabupaten OKI tetap kondusif, baik dalam konteks pemeliharaan ketahanan pangan maupun dalam menyambut momentum Tahun Baru sebagai tahap awal bagi terwujudnya harapan baru bagi seluruh masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres mengajak seluruh elemen pemuda untuk berperan aktif dan tidak terpengaruh sikap apatis terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Diperlukan serangkaian kegiatan sosialisasi yang konstruktif agar hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat berjalan dengan lancar dan saling mendukung.
“Mahasiswa sebagai garda terdepan kebebasan berpendapat diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah dengan sikap yang objektif dan arah yang konstruktif,” tambahnya.

Acara silaturahmi tidak hanya berfungsi sebagai ajang temu ramah yang hangat, melainkan juga dijadikan ruang diskusi terbuka yang penuh nilai edukatif.
Kapolres menekankan, forum ini dirancang sebagai sarana untuk berbagi informasi dan bertukar pikiran yang produktif, bukan menjadi ajang perdebatan yang tidak memiliki tujuan jelas.
Prinsip utama yang dijunjung tinggi adalah pelaksanaan komunikasi dua arah yang sehat, terbuka, dan berorientasi pada pembangunan bersama.
Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Polres OKI dengan organisasi kepemudaan serta kemahasiswaan akan semakin menguat dan solid.
Sinergitas yang terbangun diharapkan dapat menjadi dasar kuat untuk mewujudkan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang aman, kondusif, dan penuh keharmonisan – sesuai dengan harapan bersama seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut. (*/HS)











