Jalur yang paling berdampak di antaranya jalan Sekayu Kecamatan Sangga Desa penghubung jalan menuju kota Lubuklinggau, dimana banyak titik mengalami kerusakan serius. Lubang-lubang diruas jalan tersebut, kerap sekali membuat pengendara hilang kendali, terutama saat hujan mengguyur dan genangan air menutupi lubang, sehingga semakin membahayakan.
“Lubang-lubang ini sulit terlihat kalau sudah tergenang air, sering kali menyebabkan ban pecah dan merusak komponen mobil,” Ujar Yanto yang kesehariannya bekerja sebagai sopir travel sekayu-lubuklinggau, Jum’at (28/3/2025).
Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital yang sering digunakan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan idul Fitri. Ia menekankan bahwa perbaikan harus segera dilakukan sebelum arus mudik meningkat.
Ia menyoroti Pemerintah melalui dinas terkait hingga saat ini belum memberikan perhatian maksimal terhadap kondisi ini.
“Memang ada beberapa titik yang di perbaiki, tapi itu pun ala kadarnya. Masih banyak lubang yang dibiarkan begitu saja,” tambahnya.
Selain itu, dirinya juga meminta himbauan juga harus disampaikan kepada masyarakat dan para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas, terutama di malam hari dan saat hujan, guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
“Infrastruktur jalan itu harus jadi prioritas. Jangan menunggu korban jatuh dulu baru bertindak. Tindakan preventif lebih baik dari pada tindakan kuratif,” tegasnya.
Kondisi ini menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui dinas terkait. Pengawasan serta tindakan perbaikan harus segera dilakukan guna meminimalisir kecelakaan dan keselamatan pengguna jalan. Terlebih, cuaca yang tidak menentu dengan curah hujan tinggi dapat memperparah kondisi jalan yang rusak.
Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak sebelum memasuki puncak arus mudik lebaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan jalan ini. Demi menjalankan tugas sebagai kontrol sosial dan berfungsinya pilar ke-4 demokrasi maka Tim media yang tergabung dalam investigasi pemberitaan ini akan menindaklanjuti dan membuka ruang untuk memuat hak jawab dari Pihak yang berkepentingan. (Desi/Team)













