Angka Kemiskinan Ekstrem di OKI, Turun Dibawah 1 Persen

Program Intervensi Dinilai Sukses

Berita, OKI, PEMERINTAHAN85 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Angka kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ilir turun sebanyak 1,07 persen dari 13,15 persen pada 2023 menjadi 12,08 persen di 2024. Sementara angka kemiskinan ekstrim turun drastis dari 4,4 persen pada tahun 2022 menjadi 0,4 persen periode Maret 2024. Angka tersebut berada di bawah rerata provinsi Sumsel 0,59 dan nasional 0,83.

Capaian ini berdasarkan dari data Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKI pada Jumat, (19/7/2024).

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

Kepala BPS Kabupaten OKI, Anugerah Hani Prasetyowati mengapresiasi capaian penurunan angka kemiskinan yang diraih Kabupaten OKI. Menurutnya, penurunan itu ditopang oleh solidnya aktivitas ekonomi daerah dan berbagai program pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat khususnya dalam mengendalikan inflasi.

Tren penurunan signifikan kemiskinan ekstrim di Kabupaten OKI dari 6,66 persen pada 2021 jadi 0,46 persen periode 2024, diantaranya di dorong multiple interpention oleh pemerintah seperti stabilitas harga, menurunkan beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan serta meminimalisir wilayah kantong kemiskinan,” jelas Hani.

Dari sisi jumlah penduduk miskin jelas Hani, penduduk miskin di Kabupaten OKI menurun sebanyak 8,11 ribu jiwa dari 114,48 di 2023 menjadi 106,37 jiwa pada 2024.

Hani berharap Pemkab OKI terus mampu menurunkan angka kemiskinan melalui beragam program yang sudah berjalan maupun yang masih dalam proses perencanaan dan pengembangan.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"
Baca Juga :  Bangun Koridor Satwa, Putus Interaktif Negatif Gajah dan Manusia di Air Sugihan