OKU, Radar Keadilan – Suasana penuh kebersamaan dan kesepakatan menyelimuti pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 03 Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Kemalaraja pada Senin, 11 Mei 2026.
Proses demokrasi di tingkat masyarakat ini berjalan lancar dan membuahkan hasil tegas, di mana Hardi Aswarman secara bulat ditetapkan memegang tampuk kepemimpinan untuk masa bakti 2026 hingga 2031.
Pemilihan yang difasilitasi sepenuhnya oleh Pemerintah Kelurahan Kemalaraja ini dihadiri langsung oleh Lurah Kemalaraja, Dede Renvi Graziani, S.H., didampingi Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kemalaraja, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta para Ketua Rukun Tetangga (RT) 07, 08, 09, 10, dan RT 20 yang berada di lingkungan RW 03.
Kemenangan Hardi Aswarman ditetapkan secara aklamasi setelah salah satu peserta calon, yakni Asnawi yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua RW, mengajukan pengunduran diri dua hari sebelum acara pemilihan dilaksanakan.
Dengan demikian, Hardi Aswarman menjadi satu-satunya calon yang memenuhi syarat, dan seluruh perwakilan dari lima lingkungan RT yang hadir sepakat memberikan dukungan penuh serta menetapkannya sebagai Ketua RW terpilih.
Dalam sambutannya, Lurah Kemalaraja menyampaikan harapan yang besar agar pemimpin baru tersebut mampu membangun sinergi yang kokoh serta menjalin kerja sama yang erat demi memajukan wilayah binaannya sekaligus mendukung keberhasilan seluruh program kerja Pemerintah Kelurahan Kemalaraja maupun Pemerintah Kabupaten OKU secara keseluruhan.
“Selamat bertugas dan selamat memegang amanah kepada Ketua RW yang baru terpilih. Saya berharap Saudara segera dapat menyesuaikan diri dan menjalin kerja sama yang harmonis dengan seluruh Ketua RT di lingkungan RW 03, guna bersama-sama mendukung setiap kebijakan dan program pemerintah yang bermanfaat bagi seluruh warga,” tegas Dede Renvi Graziani.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kedudukan seorang Ketua RW bukan sekadar pemimpin administrasi, melainkan memiliki tanggung jawab strategis untuk mengoordinasikan, membina, serta mengawasi jalannya pemerintahan di tingkat RT, sekaligus berperan sebagai jembatan penghubung antara warga, para Ketua RT, dan Pemerintah Kelurahan.
Ia pun menekankan pentingnya pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.
“Ketua RW juga wajib turun langsung berhadapan dengan masyarakat dan bersedia mengambil alih sementara tugas pelayanan apabila Ketua RT di wilayahnya sedang tidak berada di tempat atau mengalami hambatan dalam menjalankan tugasnya. Saya tidak ingin mendengar adanya keluhan dari warga bahwa pimpinan RW sulit ditemui atau sulit dihubungi ketika dibutuhkan,” tandas Dede Renvi Graziani dengan tegas.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan RW 03, Hendri Marico, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian proses pemilihan telah dilaksanakan secara tertib, terbuka, dan mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Mulai dari rapat penyusunan susunan panitia, pengumuman pendaftaran yang dibuka selama tiga hari, masa sanggah selama satu hari, hingga tahap verifikasi berkas dan penetapan calon.
Menurutnya, apabila terdapat lebih dari satu calon yang mendaftar, panitia telah menyiapkan mekanisme penentuan nomor urut dan pemungutan suara secara langsung.
“Seluruh tahapan prosedural telah kami laksanakan dengan cermat demi menjamin keadilan dan keterbukaan proses ini. Keberhasilan penyelenggaraan pemilihan ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh panitia. Atas nama rekan-rekan panitia, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, khususnya kepada Bapak Lurah Kemalaraja yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh hingga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkap Hendri Marico.
Dengan telah ditetapkannya Hardi Aswarman sebagai Ketua RW 03 untuk lima tahun ke depan, seluruh pihak berharap kepemimpinannya mampu melahirkan langkah nyata demi meningkatkan kesejahteraan warga, mempererat persatuan antarwarga, serta mewujudkan lingkungan yang lebih tertib, maju, dan sejahtera sejalan dengan cita-cita pembangunan yang digariskan pemerintah.
Kepercayaan yang telah diberikan menjadi landasan kuat bagi kepemimpinan baru untuk melangkah dan mewujudkan harapan yang telah disatukan bersama seluruh warga dan jajaran pemerintahan setempat. (*/Darma)














