“Perlombaan burung perkutut ini bukan sekadar ajang berkompetisi untuk meraih kemenangan atau hadiah semata. Kegiatan ini menjadi sarana yang sangat berharga untuk mempererat kebersamaan, memelihara tali persaudaraan, sekaligus melestarikan warisan budaya dan hobi yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat kita. Kami sangat berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung dan memberikan dampak nyata yang positif serta bermanfaat bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta dan semangat yang ditunjukkan pada hari kedua ini menjadi bukti nyata betapa besarnya minat dan kecintaan masyarakat terhadap dunia burung berkicau, terutama burung perkutut yang memiliki keunikan tersendiri dari segi keindahan suara maupun makna filosofis yang melekat dalam budaya setempat.
Selain menciptakan persaingan yang sehat dan menjunjung tinggi sikap sportivitas, ajang ini turut memberikan dampak ekonomi yang terasa langsung bagi masyarakat sekitar.
Berbagai pelaku usaha kecil dan pedagang makanan serta minuman turut meramaikan lingkungan sekitar lokasi perlombaan, sehingga kegiatan ini turut menggerakkan roda perekonomian warga setempat.
Melalui penyelenggaraan Kapolres OKI Cup ini, Polres OKI terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang inklusif, mengutamakan nilai kebersamaan, serta semakin memperkuat ikatan persaudaraan antara kepolisian dan masyarakat.
Semangat yang terpancar dalam perlombaan burung perkutut ini menjadi cerminan nyata bahwa kebersamaan, kegemaran yang sehat, dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan, sekaligus menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun kedamaian dan kemajuan bersama di Kabupaten Ogan Komering Ilir. (*/HS)









